Logo Bloomberg Technoz

Laba Indomobil (IMAS) Turun 63%, Terseret Beban Keuangan & Pajak

Recha Tiara Dermawan
10 April 2025 10:58

Suzuki Jimny 5 pintu dipamerkan dalam ajang IIMS 2024 di JIExpo, Jakarta, Kamis (15/2/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suzuki Jimny 5 pintu dipamerkan dalam ajang IIMS 2024 di JIExpo, Jakarta, Kamis (15/2/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), emiten otomotif milik grup Salim, mencatat penurunan tajam laba bersih sepanjang tahun 2024 akibat tingginya beban keuangan serta pajak.

Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk ambles 63,05% menjadi Rp233,74 miliar, dari sebelumnya Rp632,52 miliar pada 2023. Padahal, pendapatan IMAS sebenarnya masih tumbuh.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan kepada otoritas pasar modal Indonesia, pendapatan Indomobil masih mampu terkerek tipis 1,4% secara tahunan menjadi Rp29,32 triliun.


Kenaikan pendapatan diikuti pertumbuhan laba kotor 1,87% menjadi Rp6 triliun, seiring beban pokok pendapatan yang naik terbatas 1,39% menjadi Rp23,32 triliun.

Namun, sejumlah tekanan dari sisi beban usaha dan keuangan membuat laba perusahaan tergerus. Laba usaha IMAS turun tipis 1,07% menjadi Rp2,76 triliun akibat beban penjualan yang meningkat 6,25% menjadi Rp2,04 triliun.