Dengan beban pajak penghasilan sebesar Rp 90,26 miliar, laba tahun berjalan TMAS menjadi Rp 721,5 miliar, turun 11,45% (yoy).
Dari sisi neraca, ekuitas TMAS per 31 Desember 2024 meningkat 10,85% (yoy) menjadi Rp 2,86 triliun, sedangkan total liabilitas naik 4,03% menjadi Rp 1,55 triliun.
Dengan demikian, total aset perusahaan mencapai Rp 4,41 triliun, tumbuh 8,35% dari tahun sebelumnya.
Di sisi lain, saldo kas dan setara kas TMAS turun 24,05% menjadi Rp 670,73 miliar dari posisi Rp 883,16 miliar pada akhir 2023.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh peningkatan arus kas bersih untuk aktivitas investasi sebesar Rp 773,46 miliar, yang melonjak 74,36% (yoy).
Pengeluaran tersebut mayoritas digunakan untuk pembayaran uang muka pembelian 13 unit kapal kepada pihak ketiga.
(dhf)

























