Logo Bloomberg Technoz

Dilema Janji Kampanye Prabowo, Ruang Fiskal & Kenaikan PPN

Lavinda
30 December 2024 15:00

Bola Panas PPN 12% Ditangan Presiden, Ekonom Kompak Minta Prabowo Bijak (Diolah)
Bola Panas PPN 12% Ditangan Presiden, Ekonom Kompak Minta Prabowo Bijak (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Setelah menduduki kursi Presiden pada Oktober 2024 lalu, Prabowo Subianto memulai pemerintahan dengan semangat optimistis dan pendekatan yang progresif. Dia menebarkan berbagai janji yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan sosial, dan pengembangan infrastruktur.

Kepala Negara menargetkan pertumbuhan ekonomi yang ambisius di level 8% dengan memanfaatkan landasan pembangunan yang sudah ada. Prabowo mengklaim target pertumbuhan ekonomi 8% bukan suatu yang mengawang-awang. Menurut dia, Hal itu dapat diwujudkan dengan pemerintahan yang bersih melalui pencegahan kebocoran anggaran.

“Saya hitung angka-angka saya percaya, saya yakin kita mampu sampai 8%. Kebocoran-kebocoran, kita kalau kita hemat, kalau pemerintah itu ketat bersih efisien, saya yakin bisa,” ucap Prabowo saat membuka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah, disiarkan secara daring, Rabu (4/12/2024).


Prabowo menggulirkan tujuh program prioritas yang dikemas dalam tajuk 'Quick Win' yang diklaim mampu menjadi motor untuk mewujudkan ambisi pertumbuhan ekonomi. Ketujuh program prioritas itu diperkirakan menghabiskan anggaran negara mencapai Rp121,5 triliun. Penggunaan anggaran untuk program unggulan Prabowo bahkan telah disepakati antara DPR RI dan pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden, di Gedung Putih, Selasa (12/11/2024). (Yuri Gripas/Abaca/Bloomberg)

“Badan Anggaran DPR bersama pemerintah menyepakati penambahan anggaran, khususnya pada belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dalam rangka menopang sejumlah program quick win Presiden terpilih,” tutur Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah dalam rapat paripurna di DPR, Kamis (19/9/2024).