Logo Bloomberg Technoz

Kredit Korporasi April Diramal Agresif, Sektor Pertanian Juaranya

Redaksi
27 February 2024 07:22

Bank Indonesia. (Rosa Panggabean/Bloomberg)
Bank Indonesia. (Rosa Panggabean/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan kebutuhan pembiayaan korporasi tiga bulan yang akan datang, tepatnya April 2024, meningkat dengan saldo bersih tertimbang (SBT) 29,3%, lebih tinggi dibanding periode Maret 2024, yakni 22,1%.

Hal ini terungkap dari hasil survei permintaan dan penawaran pembiayaan perbankan BI yang dirilis Senin (26/2/2024). Berdasarkan hasil survei, peningkatan kebutuhan pembiayaan diperkirakan terjadi pada lapangan usaha pertanian, konstruksi, serta pengolahan.

"Pertumbuhan pembiayaan korporasi terutama digunakan untuk mendukung aktivitas operasional (85%), dan investasi (20%)," demikian tertulis dalam hasil survei.

Responden menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dana tiga bulan mendatang mayoritas masih dipenuhi dari dana sendiri (70,7%), meski lebih rendah dibanding bulan sebelumnya (76,3%). Diikuti pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik (17,9%), pengajuan kredit baru ke perbankan dalam negeri (12,9%), serta pembiayaan yang berasal dari pinjaman/utang dari perusahaan induk (10,7%).

Hasil survei BI menunjukkan kebutuhan pembiayaan korporasi pada Januari 2024 terindikasi tumbuh melambat. Hal tersebut tercermin dari SBT pembiayaan korporasi sebesar 6,5%, lebih rendah dibanding SBT Desember 2023, yakni 18,4%