Nilai yang melebihi batas, dikenakan bea masuk 10% dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% (dengan dasar pengenaan pajak/DPP dikalikan 11/12).
Perhitungan bea masuk iPhone bisa dilakukan dengan mengurangi nilai perangkat dengan pembebasan US$500, kemudian mengalikan nilai tersebut dengan kurs pajak untuk memperoleh nilai pabean.
Dalam simulasi ini akan digunakan varian 1TB dengan kurs yang digunakan untuk mengonversi harga Singapura sebesar Rp13.893 per SG$1, sedangkan harga Malaysia menggunakan kurs Rp4.335 per RM1. Sedangkan untuk kurs kepabeanan yang digunakan sebesar Rp17.500 per US$1
iPhone Duo 1TB Singapura
Harga Apple SG$3.999.
Nilai dalam rupiah = SG$3.999 × Rp13.893 = Rp55.558.107.
Nilai dalam dolar AS = Rp55.558.107 ÷ Rp17.500 = sekitar US$3.175.
Setelah dikurangi pembebasan US$500 atau Rp8.750.000, nilai pabean menjadi Rp46.808.107.
Bea masuk = 10% × Rp46.808.107 = Rp4.680.810.
Nilai impor = Rp46.808.107 + Rp4.680.810 = Rp51.488.917.
PPN = 12% × 11/12 × Rp51.488.918 = Rp5.663.781.
Total harga setelah bea masuk dan PPN = Rp4.680.810 + Rp5.663.781 = Rp10.344.590.
Dana keseluruhan yang harus dikeluarkan = Rp65.902.69.
iPhone Duo 1TB Malaysia
Harga Apple RM12.499.
Nilai dalam rupiah = RM12.499 × Rp4.335 = Rp54.183.165.
Nilai dalam dolar AS = Rp54.183.165 ÷ Rp17.500 = sekitar US$3.096.
Setelah dikurangi pembebasan US$500 atau Rp8.750.000, nilai pabean menjadi Rp45.433.165.
Bea masuk = 10% × Rp45.433.165 = Rp4.543.317.
Nilai impor = Rp45.433.165 + Rp4.543.317 = Rp49.976.482.
PPN = 12% × 11/12 × Rp49.976.482 = Rp5.497.413.
Total harga setelah bea masuk dan PPN = Rp4.543.317 + Rp5.497.413 = Rp10.040.729.
Dana keseluruhan yang harus dikeluarkan = Rp64.223.894.
(mef/wep)






























