Logo Bloomberg Technoz

Masyarakat pun diimbau agar lebih teliti serta bijak dalam menyerap isu yang berkembang supaya tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja memicu emosi publik. 

Kementerian ESDM meminta publik untuk selalu memverifikasi setiap informasi melalui saluran resmi pemerintah atau media massa yang tepercaya.

“Lebih teliti dan lebih cerdas dalam menyerap informasi, sehingga Anda tidak mudah diprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja membuat masyarakat jadi emosi,” tambahnya. 

Sebelumnya, isu kenaikan harga BBM subsidi sempat meresahkan masyarakat setelah beredar rumor bahwa harga Pertalite akan disesuaikan mulai 26 September 2026.

Dalam rumor tersebut, Pertalite dikabarkan akan mengalami penyesuaian harga dari yang semula Rp10.000 per liter menjadi Rp13.500 per liter.

Kabar bohong ini diketahui menyebar melalui unggahan akun Threads @hnnn_sypp yang menyertakan poster digital berfoto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Poster tersebut mencantumkan narasi bahwa pemerintah terpaksa menaikkan harga BBM subsidi akibat lonjakan harga minyak mentah dunia serta untuk menekan beban subsidi negara.

Adapun, poster digital yang beredar tersebut hanya memuat klaim penyesuaian harga untuk BBM jenis Pertalite, tanpa menyertakan informasi mengenai perubahan harga pada jenis Biosolar.

Selain itu, poster tersebut memuat pesan yang mengajak masyarakat untuk lebih menghemat penggunaan BBM subsidi dan mulai beralih memanfaatkan transportasi umum demi menjaga ketahanan energi nasional.

Penyebaran informasi tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet dan masyarakat luas.

Sebagian masyarakat bersikap kritis dengan mempertanyakan keabsahan kabar tersebut, sementara sebagian lainnya langsung mempercayai rumor tersebut hingga terdorong untuk membeli BBM lebih awal sebagai bentuk antisipasi.

Sebelum isu ini meluas, Bahlil sempat memberikan penjelasan terkait skema penentuan harga BBM non-subsidi yang pergerakannya selalu mengacu pada harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP).

"Kalau harga minyak nonsubsidi itu mengikuti harga pasar. Kalau ICP naik, otomatis dia naik, tetapi kalau ICP turun, pasti ada koreksi," kata Bahlil usai acara MKI Electricity Connect 2026, di Tangerang, Selasa (22/9/2026).

Di samping membahas skema BBM nonsubsidi, Bahlil juga memastikan ketersediaan pasokan energi nasional saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman, dengan tingkat ketahanan cadangan BBM nasional berkisar antara 18 hingga 20 hari.

Menteri ESDM menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk tidak mengubah tarif BBM subsidi hingga penutupan tahun ini.

"[Hal] yang kedua, harga minyak subsidi sampai dengan akhir tahun tidak akan ada kenaikan. Udah itu deal, itu perintah Pak Presiden Prabowo," tegas Bahlil.

(smr/wdh)

No more pages