Video tersebut sebelumnya diunggah pada 21 Agustus 2026. Dalam video itu, Maudy membicarakan pengalamannya menghadapi banjir informasi dan bagaimana berbagai kabar buruk yang terus muncul dapat memengaruhi kondisi mentalnya.
Ia memilih untuk lebih selektif terhadap informasi yang masuk dengan menyaring sumber berita, memilih bacaan, serta berdiskusi dengan orang yang dianggap memahami persoalan tertentu.
"Jadi aku enggak seharian mengekspos diri aku terhadap bad news ini karena ya sekali lagi, itu bisa bikin patah semangat itu bisa bener-bener bikin disfungsional," kata Maudy.
"Apalagi kayak aku sebenernya lumayan orang yang emosional dan aku kepikiran dan aku overthinker jadi oke kalau kayak gitu mendingan kita split aja," lanjutnya.
Menurut Maudy, kebiasaan tersebut juga membantunya mengenali kondisi emosional ketika berhadapan dengan banyak informasi dan kabar buruk. Namun, gagasan tersebut kemudian mendapat respons berbeda dari sebagian penonton, terutama mereka yang berada di wilayah atau situasi terdampak langsung oleh berbagai persoalan yang diberitakan.
"Itu adalah beberapa hal yang membuat aku punya kesadaran diri lebih juga terhadap 'kenapa sih aku merasa sekewelahan ini?', sengerasa selemah ini mentalnya di antara semua kabar buruk yang ada di luar sana," kata Maudy dalam video itu.
Maudy menegaskan bahwa pembahasan mengenai mindfulness bukan dimaksudkan sebagai ajakan untuk mengabaikan persoalan sosial. Ia mengatakan mindfulness justru diharapkan dapat membantu seseorang tetap sadar, peduli, dan mampu melihat persoalan secara lebih utuh.
"Aku sama sekali tidak ingin mindfulness menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada. Apalagi ajakan untuk berdiam diri, ataupun melihat seolah keadaan baik-baik saja," kata Maudy Ayunda.
"Malah, mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, dan tetap peka terhadap terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak,"katanya.
"Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk mengingatkanku dan menambahkan perspektif menjadi lebih luas dan lebih dalam. Aku dengar dan aku hargai feedbacknya. I'm listening and learning," kata Maudy Ayunda.
(dec)
































