Logo Bloomberg Technoz

Perang Iran, yang dilancarkan AS pada 28 Februari dan terutama dibenarkan sebagai upaya membatasi program senjata nuklir Iran, belakangan berfokus pada upaya mendorong Teheran membuka kembali Selat Hormuz sebagai jalur perairan internasional. Angkatan Laut AS memblokade kapal-kapal yang mengangkut minyak mentah Iran, sementara Iran menembakkan rudal ke kapal-kapal internasional yang berupaya keluar dari Teluk Persia. Sebelum perang, seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia melintasi selat tersebut.

Minyak mentah Brent ditutup di sekitar US$98 per barel dan terus menguat setelah muncul laporan mengenai suara ledakan dari area perairan tempat kapal-kapal berlabuh di sekitar Kharg. Sebagai pusat ekspor minyak utama Iran, pulau tersebut terletak sekitar 15 mil atau 24 kilometer dari daratan utama dan menjadi titik pemuatan sekitar 90% pengiriman minyak mentah negara itu.

Gedung Putih belum segera menanggapi permintaan komentar.

Trump berulang kali mengatakan militer Iran telah dihancurkan hingga tidak mampu menyerang aset-aset Amerika. Pemerintah AS pada Agustus mengumumkan akan berfokus memberikan tekanan ekonomi terhadap Iran dan memperlambat serangan militer, tetapi serangan balasan antara kedua pihak kembali terjadi. Pada Selasa, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap puluhan perusahaan yang mendukung sektor penerbangan Iran.

Sebelumnya, laporan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, menyebut sebuah rudal AS menghantam kapal tanker Iran di lepas pantai Kharg.

Seluruh awak kapal tanker di sekitar dermaga Kuwait dan Bahrain harus “segera meninggalkan kapal mereka, baik yang sedang berlabuh maupun bersandar di dermaga, karena mereka akan menjadi sasaran,” lapor televisi pemerintah Iran, mengutip pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Iran juga mengklaim pada Selasa telah menangkap sebuah drone bawah laut berteknologi canggih milik AS. Namun, AS menyebut drone tersebut dalam kondisi “cacat dan tidak berfungsi.”

Iran tengah berunding dengan Oman mengenai kesepakatan untuk membuka kembali jalur perairan tersebut bagi lalu lintas kapal, tetapi kedua negara kemungkinan akan mengenakan biaya kepada kapal-kapal yang melintas. AS dan sekutunya menentang pungutan apa pun terhadap jalur perairan internasional yang sebelumnya bebas digunakan tersebut.

Laporan mengenai ledakan di dekat Kharg pada Selasa turut mendorong kenaikan harga minyak. Pulau tersebut memiliki arti penting dalam konflik karena perannya yang krusial bagi infrastruktur energi Iran.

Serangan AS terhadap pulau itu berfokus pada aset-aset militer, tetapi Trump sebelumnya pernah mengancam akan menargetkan fasilitas minyak dan bahkan sempat melontarkan kemungkinan untuk merebut pusat ekspor tersebut.

(bbn)

No more pages