Logo Bloomberg Technoz

Selain penegakan hukum dan pemadaman fisik, BNPB memprioritaskan penanganan dampak kesehatan masyarakat akibat paparan asap karhutla melalui peningkatan fasilitas serta edukasi kebencanaan.

“Penambahan tenaga kesehatan, penanganan masalah kesehatan, dan edukasi kepada warga terkait dampak karhutla,” tambahnya.

Berton menyebutkan bahwa terdapat tiga wilayah utama di Pulau Kalimantan yang menjadi prioritas pengerahan personel dan armada pemadam, yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Tiga provinsi di Kalimantan yang menjadi fokus utama adalah Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan," ungkapnya.

Adapun di Provinsi Kalimantan Barat, pantauan satelit mendeteksi 273 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi, 2.420 titik dengan tingkat kepercayaan menengah, serta 81 titik dengan tingkat kepercayaan rendah. Total luas indikatif lahan yang terbakar di wilayah tersebut hingga 19 Agustus telah mencapai 38.310 hektare.

Sementara itu, pantauan satelit di Kalimantan Tengah hingga pukul 16.00 WIB mendeteksi 2.479 titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah hingga tinggi. Luas lahan terbakar di provinsi ini tercatat mencapai 7.634 hektare, meskipun jarak pandang di Bandara Tjilik Riwut relatif stabil di atas 9 kilometer.

Adapun di Kalimantan Selatan, area lahan yang terbakar telah mencapai 8.620 hektare.

"Petugas pemadam kebakaran setempat menghadapi kendala besar berupa tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran api, keterbatasan sumber air selama musim kemarau, serta dominasi lahan gambut yang membuat api kerap muncul kembali setelah dibasahi," katanya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, operasional pemadaman darat dimaksimalkan dengan mengarahkan armada truk tangki air dan pemanfaatan jaringan hidran, khususnya di wilayah Banjarbaru.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pengerahan tambahan personel dari tiga batalion Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mulai beroperasi di lapangan guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Prasetyo menegaskan bahwa seluruh pihak kini bergotong-royong dan berkoordinasi secara masif untuk memadamkan titik api yang melanda kawasan terdampak.

“Hari ini penambahan personil dari 3 batalion sudah beroperasi. Sama-sama kita keroyok,” kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Saat ditanya mengenai kemungkinan pembentukan satuan tugas (satgas) khusus penanganan karhutla, Mensesneg menjelaskan bahwa pemerintah saat ini belum memandang hal tersebut sebagai suatu kebutuhan mendesak. 

Menurutnya, koordinasi lintas sektor yang berjalan di lapangan sejauh ini sudah terjalin sangat kuat dan efektif.

“Saya kira belum karena kemarin hasil dari lapangan penanganan yang itu koordinasi lintas sektor juga sudah cukup kuat. Kalaupun ada keperluan penambahan beberapa peralatan, termasuk heli water bombing, termasuk APD dan penambahan pasukan sudah semua dikerjakan,” katanya.

(smr/ros)

No more pages