Ketentuan biaya tersebut mengacu pada regulasi pemerintah mengenai jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Badan Pusat Statistik (BPS).
Dengan adanya ketentuan tersebut, peserta tidak perlu menyiapkan pembayaran tambahan khusus untuk mengikuti SKD setelah membayar biaya pendaftaran SPMB Politeknik Statistika STIS.
Berapa Biaya Pendaftaran STIS 2026?
Besaran biaya pendaftaran STIS 2026 ditetapkan sebesar Rp300.000 untuk setiap peserta. Nominal ini menjadi biaya yang perlu disiapkan oleh calon peserta sesuai ketentuan SPMB Politeknik Statistika STIS.
Besaran tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Pusat Statistik.
Di dalam biaya tersebut telah termasuk biaya pelaksanaan SKD. Ketentuan mengenai biaya SKD mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Artinya, peserta yang sudah membayar Rp300.000 untuk pendaftaran tidak perlu melakukan pembayaran terpisah ketika nantinya mengikuti SKD.
Tahapan SKD baru dapat diikuti oleh peserta yang telah melewati seleksi administrasi. Peserta yang dinyatakan lolos kemudian dapat mengikuti ujian sesuai jadwal dan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia.
Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya memperhatikan nominal biaya. Informasi mengenai waktu pembayaran dan mekanisme transaksi juga perlu dipahami agar tidak terjadi kesalahan ketika proses seleksi berlangsung.
Pembayaran Dilakukan Setelah Lolos Administrasi
Berbeda dengan anggapan sebagian calon peserta, pembayaran biaya pendaftaran tidak dilakukan langsung pada awal proses pengisian pendaftaran.
Peserta baru diwajibkan melakukan pembayaran setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Setelah kelulusan administrasi tersebut, peserta akan mendapatkan kode billing yang digunakan dalam proses pembayaran biaya seleksi.
Kode billing menjadi bagian penting dalam transaksi. Peserta perlu memastikan kode yang digunakan sudah sesuai sebelum melakukan pembayaran melalui kanal perbankan yang tersedia.
Berdasarkan informasi pada halaman resmi SPMB STIS, pembayaran dapat dilakukan melalui sejumlah bank yang telah ditentukan. Bank yang tercantum dalam panduan tersebut meliputi BRI, BNI, Mandiri, dan BCA.
Setiap peserta perlu mengikuti petunjuk pembayaran yang berlaku pada kanal bank masing-masing. Jangan melakukan pembayaran melalui rekening atau metode lain yang tidak tercantum dalam informasi resmi SPMB STIS.
Setelah transaksi berhasil, proses pendaftaran belum sepenuhnya selesai. Peserta masih harus kembali ke portal SPMB untuk mengunggah bukti pembayaran dan menunggu verifikasi dari panitia.
Alur Pembayaran Biaya Pendaftaran STIS 2026
Secara umum, proses pembayaran dimulai setelah peserta memperoleh status lolos seleksi administrasi. Setelah itu, peserta dapat mengikuti tahapan pembayaran berdasarkan kode billing yang diberikan.
Pertama, peserta perlu memastikan bahwa dirinya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Status tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan ke tahap pembayaran.
Kedua, peserta memperoleh kode billing melalui portal SPMB STIS. Kode tersebut nantinya digunakan sebagai acuan ketika melakukan transaksi.
Ketiga, peserta melakukan pembayaran sesuai kode billing melalui BRI, BNI, Mandiri, atau BCA dengan mengikuti petunjuk pembayaran yang telah tersedia.
Keempat, peserta perlu menyimpan bukti transaksi setelah pembayaran dinyatakan berhasil. Bukti tersebut jangan sampai hilang karena masih diperlukan dalam tahapan selanjutnya.
Kelima, peserta kembali masuk ke portal SPMB STIS untuk mengunggah bukti pembayaran pada menu yang telah disediakan.
Keenam, peserta menunggu proses verifikasi pembayaran oleh panitia. Proses tersebut perlu dilalui sebelum peserta dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Setelah pembayaran dinyatakan terverifikasi, peserta dapat mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk atau KTPUM.
Dengan demikian, peserta tidak cukup hanya menyelesaikan transaksi perbankan. Ada proses lanjutan di portal SPMB yang perlu dilakukan agar pembayaran tercatat dan dapat diverifikasi oleh panitia seleksi.
Peserta Diminta Teliti Saat Melakukan Pembayaran
Ketelitian menjadi hal penting dalam proses pembayaran. Peserta perlu memeriksa kembali data dan nominal sebelum transaksi diselesaikan.
Hal ini perlu diperhatikan karena biaya yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali. Ketentuan tersebut juga berlaku terhadap biaya administrasi maupun biaya seleksi yang telah masuk dalam proses pembayaran.
Peserta juga disarankan menyimpan bukti pembayaran dengan baik. Dokumen tersebut dapat digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk proses verifikasi atau ketika peserta mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Selain menyimpan bukti transaksi, calon peserta perlu memastikan bahwa seluruh pembayaran dilakukan melalui jalur yang tercantum dalam informasi resmi. Hal tersebut dapat membantu menghindari kesalahan maupun potensi penipuan.
Calon peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan SPMB STIS dan meminta pembayaran tambahan di luar ketentuan. Informasi mengenai biaya sebaiknya selalu dibandingkan dengan informasi yang tersedia pada portal resmi.
Siapkan Dana Sesuai Ketentuan
Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300.000, calon peserta dapat mempersiapkan dana sebelum memasuki tahapan pembayaran. Namun, pembayaran tersebut baru dilakukan setelah peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan memperoleh kode billing.
Pemahaman mengenai alur ini penting agar peserta tidak salah mengira bahwa pembayaran harus dilakukan sejak awal pendaftaran. Peserta dapat mengikuti tahapan sesuai status dan instruksi yang diberikan dalam portal SPMB.
Selain dana, persiapan dokumen dan pemantauan informasi seleksi juga tetap perlu dilakukan. Perubahan jadwal atau petunjuk teknis harus diperhatikan melalui sumber resmi agar peserta tidak melewatkan tahapan penting.
Bagi calon peserta yang akan mengikuti SPMB Politeknik Statistika STIS 2026/2027, mengetahui Biaya Pendaftaran STIS 2026 dan mekanisme pembayarannya dapat membantu proses seleksi berjalan lebih tertib.
Dengan memahami nominal Rp300.000, waktu pembayaran, penggunaan kode billing, bank yang tersedia, hingga proses verifikasi bukti transaksi, peserta dapat mempersiapkan setiap tahap dengan lebih baik dan mengurangi risiko kesalahan administratif selama mengikuti seleksi.
(seo)



























