Xbox Game Bar awalnya dirancang untuk membantu pengguna merekam aktivitas ketika bermain gim. Namun, kemampuannya juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan lain seperti membuat tutorial, merekam presentasi, atau mendokumentasikan aktivitas aplikasi.
Untuk menggunakannya, tekan tombol Windows + G secara bersamaan pada keyboard. Setelah itu, panel Xbox Game Bar akan muncul di layar.
Cari bagian Capture yang tersedia pada panel tersebut. Pengguna kemudian dapat memilih tombol Record untuk memulai proses perekaman layar.
Setelah perekaman dimulai, lakukan aktivitas yang ingin didokumentasikan. Ketika sudah selesai, tekan tombol Stop Recording untuk mengakhiri proses.
Selain melalui panel Xbox Game Bar, perekaman dapat dimulai dengan shortcut yang lebih cepat. Pengguna cukup menekan Windows + Alt + R secara bersamaan.
Setelah tombol ditekan, indikator atau timer akan muncul sebagai tanda bahwa proses perekaman sedang berlangsung. Pengguna dapat langsung melanjutkan aktivitas yang ingin direkam.
Untuk menghentikan rekaman, tekan kembali Windows + Alt + R. File video hasil perekaman kemudian akan tersimpan pada folder Videos, lalu Captures.
Metode shortcut ini cocok bagi pengguna yang tidak ingin membuka panel Xbox Game Bar terlebih dahulu. Dengan menghafalkan kombinasi tombol tersebut, proses screen recording dapat dimulai dengan lebih cepat.
Gunakan Snipping Tool
Windows versi terbaru juga menyediakan kemampuan merekam layar melalui Snipping Tool. Aplikasi yang sebelumnya dikenal sebagai alat untuk mengambil screenshot ini kini memiliki fitur screen recording.
Keunggulan Snipping Tool adalah pengguna dapat menentukan area layar yang ingin direkam. Dengan begitu, pengguna tidak harus selalu merekam seluruh tampilan desktop.
Untuk memulainya, cari dan buka Snipping Tool melalui fitur pencarian Windows. Setelah aplikasi terbuka, pilih ikon Record Video yang tersedia.
Berikutnya, tentukan area layar yang ingin direkam. Sesuaikan bagian yang dipilih dengan aktivitas yang akan didokumentasikan.
Setelah area ditentukan, tekan Start Recording. Windows kemudian akan mulai merekam bagian layar yang telah dipilih.
Jika proses sudah selesai, tekan Stop. Setelah itu, pengguna dapat menyimpan hasil rekaman ke lokasi yang diinginkan.
Metode ini cukup berguna ketika pengguna hanya membutuhkan bagian tertentu dari layar. Misalnya, ketika ingin membuat tutorial yang hanya menampilkan satu aplikasi tanpa memperlihatkan seluruh desktop.
Rekam Layar Lewat PowerPoint
Microsoft PowerPoint juga memiliki fitur Screen Recording yang dapat digunakan untuk merekam aktivitas layar. Fitur ini berguna bagi pengguna yang sedang membuat materi presentasi atau tutorial.
Untuk mengaksesnya, buka Microsoft PowerPoint terlebih dahulu. Kemudian pilih menu Insert pada bagian atas aplikasi.
Setelah itu, klik Screen Recording. PowerPoint akan memberikan pilihan bagi pengguna untuk menentukan area layar yang ingin direkam.
Pilih area yang dibutuhkan, kemudian klik Record untuk memulai proses. Selama proses berjalan, pengguna dapat melakukan aktivitas seperti biasa.
Fitur tersebut memungkinkan aktivitas layar direkam tanpa harus memasang software screen recorder tambahan. Hasil rekaman juga dapat dimanfaatkan dalam materi presentasi yang sedang dibuat.
Cara Merekam Layar Laptop Mac
Pengguna Mac juga memiliki sejumlah fitur bawaan untuk melakukan screen recording. Salah satu cara yang paling praktis adalah menggunakan aplikasi Screenshot.
Untuk membuka fitur tersebut, tekan Shift + Command + 5 secara bersamaan. Setelah shortcut dijalankan, panel Screenshot akan muncul pada bagian bawah layar.
Pengguna kemudian dapat memilih jenis perekaman yang diinginkan. Pilihan yang tersedia dapat digunakan untuk merekam seluruh layar atau hanya bagian tertentu.
Opsi Record Entire Screen digunakan jika pengguna ingin merekam seluruh tampilan layar Mac. Sementara itu, Record Selected Portion dapat digunakan untuk menentukan bagian layar tertentu.
Pada macOS Tahoe 26 atau versi yang lebih baru, pengguna juga dapat menemukan opsi Record Selected Window untuk merekam jendela tertentu. Fitur ini berguna jika pengguna hanya ingin mendokumentasikan satu aplikasi.
Sebelum memulai rekaman, pengguna dapat membuka menu Options. Di bagian tersebut tersedia sejumlah pengaturan tambahan yang dapat disesuaikan.
Pengguna dapat menentukan mikrofon yang digunakan, mengatur timer, memilih lokasi penyimpanan, hingga mengatur apakah klik mouse akan ditampilkan dalam hasil rekaman.
Setelah semua pengaturan sesuai, klik Record untuk memulai perekaman. Seluruh aktivitas sesuai pilihan area yang ditentukan akan direkam.
Untuk menghentikan perekaman, klik tombol Stop pada menu bar. Alternatifnya, pengguna dapat menekan Command + Control + Esc untuk menghentikan proses.
Secara default, hasil rekaman akan disimpan di desktop apabila pengguna tidak mengubah lokasi penyimpanannya melalui menu Options.
Rekam dengan QuickTime Player
Selain Screenshot, Mac juga menyediakan QuickTime Player yang dapat digunakan untuk merekam layar. Aplikasi ini tersedia secara bawaan pada macOS.
Buka QuickTime Player melalui folder Applications. Setelah aplikasi terbuka, pilih File kemudian New Screen Recording.
Pengguna juga dapat menggunakan shortcut Control + Command + N untuk mengakses fitur tersebut. Pada versi macOS tertentu, kontrol Screenshot dapat muncul setelah perintah dijalankan.
Jika kontrol Screenshot muncul, pengguna dapat mengikuti pengaturan perekaman seperti pada metode sebelumnya. Namun, jika jendela Screen Recording muncul, proses dapat dilanjutkan melalui kontrol yang tersedia.
Pengguna dapat mengeklik tanda panah di samping tombol Record untuk mengatur mikrofon maupun tampilan klik mouse. Pengaturan tersebut dapat disesuaikan sebelum rekaman dimulai.
Setelah itu, klik Record. Pengguna dapat menyeret kursor untuk menentukan area layar tertentu yang ingin direkam.
Jika ingin merekam area yang sudah dipilih, klik Start Recording. Aktivitas pada bagian layar tersebut kemudian akan direkam oleh QuickTime Player.
Untuk mengakhiri proses, klik tombol Stop pada menu bar atau tekan Command + Control + Esc. Setelah perekaman berhenti, video akan otomatis terbuka di QuickTime Player.
Hasil rekaman tersebut dapat langsung diputar untuk memastikan video sudah sesuai. Pengguna juga dapat melakukan pengeditan sederhana atau membagikan video sesuai kebutuhan.
Pilih Metode Sesuai Kebutuhan
Cara merekam layar laptop dapat dilakukan dengan berbagai metode tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan. Pada Windows, pengguna memiliki pilihan mulai dari Xbox Game Bar hingga Snipping Tool.
Pengguna yang membutuhkan metode cepat dapat memilih shortcut Windows + Alt + R. Sementara itu, Snipping Tool lebih sesuai jika hanya bagian tertentu dari layar yang perlu direkam.
Microsoft PowerPoint juga dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang memang sedang mengerjakan presentasi. Fitur Screen Recording di dalamnya dapat membantu memasukkan hasil rekaman ke materi yang dibuat.
Pada Mac, Screenshot menjadi pilihan praktis karena dapat dibuka langsung menggunakan Shift + Command + 5. Pengguna juga dapat menentukan apakah ingin merekam seluruh layar, jendela tertentu, atau bagian layar.
QuickTime Player dapat menjadi alternatif jika pengguna ingin menggunakan aplikasi bawaan lain untuk merekam layar. Hasil rekaman juga dapat langsung dibuka dan dikelola melalui aplikasi tersebut.
Dengan memanfaatkan fitur bawaan, pengguna dapat melakukan screen recording tanpa perlu mencari dan memasang aplikasi tambahan. Selain lebih praktis, metode ini juga mengurangi kebutuhan untuk memberikan izin tambahan kepada software pihak ketiga.
Sebelum mulai merekam, pastikan ruang penyimpanan laptop masih mencukupi. Rekaman video, terutama dengan durasi panjang dan kualitas tinggi, dapat menghasilkan ukuran file yang cukup besar.
Pengguna juga sebaiknya memeriksa pengaturan mikrofon jika rekaman membutuhkan suara narasi. Dengan begitu, hasil screen recording dapat langsung digunakan untuk tutorial, presentasi, dokumentasi, maupun kebutuhan konten lainnya.
(seo)






























