Logo Bloomberg Technoz

Belanja modal — salah satu indikator utama pengeluaran pusat data — naik 70% menjadi US$41 miliar pada kuartal ini. Para analis sebelumnya memperkirakan angka US$42 miliar.

Hood mengatakan bahwa Microsoft telah menyimpulkan bahwa pusat data dan gedung perkantorannya kemungkinan masih dapat digunakan selama 10 tahun ke depan, sebuah perubahan yang akan mengalihkan sebagian belanja modal perusahaan ke dalam biaya operasional.

Dampaknya: Belanja modal Microsoft kemungkinan akan mencapai sekitar US$175 miliar tahun ini, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar US$190 miliar. Namun di luar penyesuaian akuntansi tersebut, ekspektasi investasi perusahaan untuk tahun 2026 “tetap tidak berubah,” kata Hood.

Hal itu dapat meredakan kekhawatiran investor terkait investasi jor-joran perusahaan untuk pusat data dan chip, meskipun para investor terus mempertanyakan pengeluaran yang dilakukan oleh beberapa perusahaan sejenis Microsoft.

Alphabet Inc., induk perusahaan Google, pekan lalu menaikkan proyeksi biaya investasi, dan Meta Platforms Inc. pada Rabu menaikkan batas bawah perkiraan belanja modalnya. Saham kedua perusahaan tersebut mengalami penurunan. Amazon.com Inc., yang juga mengeluarkan dana besar untuk pusat data, dijadwalkan melaporkan hasil keuangannya pada Kamis.

CEO Satya Nadella, mengatakan bahwa Microsoft kini memiliki lebih dari 30 juta pengguna berbayar Microsoft 365 Copilot, asisten AI yang dijual sebagai tambahan untuk perangkat lunak Office yang sudah tersebar luas. Angka tersebut naik dari sekitar 20 juta tiga bulan sebelumnya.

Peningkatan jumlah pengguna Copilot berbayar merupakan hasil yang baik, kata analis Bloomberg Intelligence Mandeep Singh dalam sebuah wawancara di Bloomberg TV. “Strategi bundling yang diterapkan Microsoft terus membuahkan hasil.”

Total pendapatan naik 18% menjadi US$90 miliar (setara Rp1.627 triliun), melampaui perkiraan rata-rata sebesar US$87,7 miliar (setara Rp1.585 triliun). Laba per saham mencapai US$4,81, dibandingkan dengan perkiraan laba per saham sebesar US$4,25. Angka tersebut mencakup kenaikan sebesar 33 sen per saham yang berasal dari nilai investasi Microsoft di laboratorium AI Anthropic PBC.

(bbn)

No more pages