Logo Bloomberg Technoz

Aplikasi Nusuk menjadi platform resmi yang digunakan pemerintah Arab Saudi untuk mengatur berbagai layanan ibadah umrah, mulai dari pemesanan paket hingga penerbitan izin pelaksanaan ibadah.

Langkah pertama yang harus dilakukan calon jemaah adalah memilih paket umrah yang tersedia pada aplikasi Nusuk. Seluruh paket disediakan oleh penyelenggara resmi yang telah terdaftar dalam sistem.

Tersedia beberapa pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing masing jemaah, yaitu paket standar, paket premium, serta paket mewah.

Setiap paket telah mencakup sejumlah layanan utama yang dibutuhkan selama berada di Arab Saudi. Layanan tersebut meliputi asuransi umrah wajib, akomodasi hotel, transportasi, hingga layanan katering dan konsumsi.

Setelah paket dipilih dan proses pemesanan selesai, penyelenggara umrah resmi akan melanjutkan proses pengajuan visa sesuai data yang telah diberikan calon jemaah.

Tahap berikutnya adalah memperoleh izin umrah melalui aplikasi Nusuk. Izin ini menjadi syarat wajib sebelum jemaah memasuki wilayah Arab Saudi untuk menjalankan ibadah.

Persetujuan izin umrah diberikan setelah seluruh persyaratan administratif dinyatakan lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila izin telah diterbitkan, jemaah dapat melakukan perjalanan menuju Arab Saudi dan melaksanakan ibadah umrah sesuai masa berlaku visa yang dimiliki.

Untuk kunjungan berikutnya selama visa masih aktif, pemegang visa tetap diwajibkan mengajukan izin umrah baru melalui aplikasi Nusuk sebelum melakukan perjalanan.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Selain mengikuti tahapan pengajuan, calon jemaah juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung sebagai syarat penerbitan visa.

Dokumen utama yang wajib dimiliki adalah paspor yang masih berlaku. Masa berlaku paspor sebaiknya masih cukup panjang agar tidak menghambat proses pengajuan visa maupun perjalanan internasional.

Calon jemaah juga harus menyiapkan pas foto ukuran paspor dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Foto harus merupakan foto terbaru, menggunakan latar belakang putih, serta menampilkan wajah secara jelas sehingga mudah diverifikasi oleh petugas.

Dokumen berikutnya adalah tiket penerbangan pulang atau bukti perjalanan lanjutan yang telah dikonfirmasi. Persyaratan ini menunjukkan bahwa jemaah memiliki rencana meninggalkan Arab Saudi setelah masa kunjungan berakhir.

Selain tiket, bukti akomodasi juga wajib dilampirkan. Dokumen tersebut dapat berupa reservasi hotel maupun konfirmasi tempat menginap selama berada di Tanah Suci.

Jemaah juga perlu menyertakan rencana perjalanan yang memuat jadwal keberangkatan, lama kunjungan, serta agenda kegiatan selama berada di Arab Saudi.

Kelengkapan seluruh dokumen tersebut akan membantu mempercepat proses pemeriksaan dan penerbitan visa oleh pihak berwenang.

Ketentuan Penggunaan Visa Multiple Entry

Visa Umrah Multiple Entry 202 (Dok. Ist)

Visa umrah multiple entry memiliki sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh pemegang visa.

Salah satu ketentuan utamanya adalah pemegang visa diperbolehkan memasuki Arab Saudi beberapa kali dalam kurun waktu satu tahun.

Meskipun demikian, total masa tinggal yang diizinkan tidak boleh melebihi 90 hari. Perhitungan tersebut dilakukan secara kumulatif berdasarkan keseluruhan hari yang dihabiskan di Arab Saudi selama setiap kunjungan.

Artinya, seluruh lama kunjungan akan dijumlahkan hingga mencapai batas maksimal yang telah ditentukan dalam masa berlaku visa.

Calon jemaah juga perlu memahami bahwa visa ini tidak dapat digunakan untuk memasuki Arab Saudi selama musim penyelenggaraan ibadah haji.

Ketentuan tersebut diberlakukan agar pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan sesuai kuota dan pengaturan yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, durasi paket umrah yang dipilih tidak boleh melebihi sisa masa tinggal yang masih tersedia pada visa multiple entry.

Dengan demikian, setiap perjalanan harus direncanakan secara cermat agar seluruh aktivitas ibadah dapat diselesaikan sebelum batas izin tinggal berakhir.

Hal yang Perlu Diperhatikan Calon Jemaah

Sebelum mengajukan visa, calon jemaah disarankan memastikan seluruh dokumen telah sesuai dengan persyaratan yang berlaku agar proses pengajuan tidak mengalami kendala.

Penggunaan aplikasi Nusuk juga menjadi bagian penting dalam seluruh tahapan perjalanan. Selain digunakan untuk memperoleh izin umrah, aplikasi ini membantu pengguna mengakses berbagai layanan resmi yang disediakan pemerintah Arab Saudi.

Calon jemaah juga sebaiknya menggunakan jasa penyelenggara perjalanan umrah yang telah memiliki izin resmi sehingga proses pemesanan paket dan pengajuan visa dapat dilakukan sesuai prosedur.

Perubahan kebijakan mengenai visa maupun persyaratan perjalanan dapat terjadi sewaktu waktu. Oleh karena itu, calon jemaah disarankan selalu mengikuti informasi terbaru dari otoritas Arab Saudi dan penyelenggara perjalanan resmi sebelum keberangkatan.

Dengan memahami cara membuat visa umrah multiple entry 2026 beserta seluruh persyaratan dan ketentuan penggunaannya, calon jemaah dapat mempersiapkan perjalanan ibadah secara lebih matang. Mulai dari pemesanan paket melalui aplikasi Nusuk, pengajuan visa, hingga memperoleh izin umrah, seluruh tahapan perlu dipenuhi agar perjalanan ke Tanah Suci berlangsung lancar sesuai regulasi yang berlaku.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait