“BI sebagai bank sentral mempunyai peran vital untuk memastikan pengelolaan moneter dikelola secara profesional demi stabilitas ekonomi sehingga target pertumbuhan ekonomi dicapai secara berkualitas,” ujarnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai kegagalan menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral berpotensi memicu volatilitas pasar keuangan, menekan nilai tukar rupiah, hingga menggerus kepercayaan investor global. Karena itu, dia menekankan proses pemilihan gubernur definitif harus mengedepankan integritas, profesionalisme, dan kompetensi.
“Sosok yang dipilih harus mampu menjaga kredibilitas Bank Indonesia di mata masyarakat maupun pelaku ekonomi global,” ucap Marwan.
Dia berharap proses transisi kepemimpinan BI dapat berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan maupun pengendalian inflasi. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat kondisi ekonomi global yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian dan berpotensi memberikan tekanan terhadap negara-negara berkembang.
Tak Ganggu Stabilitas Moneter
Sementara, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal menegaskan pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo tidak akan mengganggu stabilitas kebijakan moneter maupun sistem keuangan nasional. Sebab, mekanisme transisi kepemimpinan di BI telah diatur secara jelas dalam UU BI sehingga publik tidak perlu berspekulasi.
"Kita harus menghormati keputusan beliau untuk mengundurkan diri dan juga menghormati privasi atas apapun alasan yang menjadi keputusannya. Yang pasti kita harus memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusi beliau selama menjadi Gubernur Bank Indonesia maupun selama berkarier di BI," ujar Hekal dalam keterangannya.
Dia menjelaskan, sesuai ketentuan UU BI, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti kini menjalankan tugas sebagai pejabat sementara BI hingga Presiden Prabowo Subianto mengusulkan calon gubernur definitif kepada DPR.
Menurut Hekal, Destry memiliki pengalaman dan kapasitas yang memadai untuk memastikan seluruh fungsi BI tetap berjalan normal selama masa transisi. Selama ini, Destry dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan pelaksanaan kebijakan moneter.
"Saya rasa Ibu Destry punya kemampuan dan pengalaman yang cukup. Selama ini beliau juga menjadi penjaga gawang terutama dalam pengendalian dan pengelolaan kurs rupiah terhadap dolar maupun mata uang lainnya. Jadi saya rasa beliau cukup mampu menjaga kinerja BI dalam masa transisi ini," katanya.
Politikus Partai Gerindra itu juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial terkait pengunduran diri Perry Warjiyo sebab seluruh proses pergantian kepemimpinan telah berjalan sesuai koridor hukum.
"Kita tidak perlu berspekulasi terhadap informasi yang tidak memiliki dasar. Yang jelas kita bicara fakta dulu. Prosedur yang diamanatkan undang-undang sudah dijalankan, dan Deputi Gubernur Senior memang menjalankan tugas tersebut sesuai ketentuan," ucapnya.
Dalam kaitan itu, Hekal menyebuti koordinasi yang erat antara BI dan pemerintah menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan selama masa transisi. Dengan komunikasi yang tetap terjalin baik, dia optimistis kepercayaan publik dan pelaku pasar akan tetap terpelihara hingga gubernur definitif ditetapkan.
"Yang paling penting adalah koordinasi antara penjaga kebijakan moneter dan kebijakan fiskal agar stabilitas sistem keuangan tetap terjaga. Saya meyakini masa transisi ini dapat dilalui dengan baik sambil menunggu Presiden mengusulkan calon Gubernur BI definitif kepada DPR," imbuhnya.
(mfd/ell)




























