Logo Bloomberg Technoz

SK Hynix kini bersiap untuk mengirimkan memori bandwidth tinggi generasi berikutnya, yang dikenal sebagai HBM4E — dalam jumlah besar kepada pelanggan utamanya, Nvidia Corp., pada tahun 2027. Pengiriman unit kapasitas memori juga diperkirakan akan meningkat pesat pada paruh kedua tahun ini, kata eksekutif perusahaan.

Jason Lemire, CIO Bold Wealth Partners, meyakini bahwa ekspektasi investor bisa jadi sedikit berlebihan. “Namun, hasil ini perlu dilihat dalam konteks yang tepat,” jelas dia.

“Beragam angka ini sungguh luar biasa. Perusahaan ini sedang berjalan dengan performa maksimal, dan menghadapi tekanan permintaan yang begitu besar sehingga memutuskan untuk secara drastis meningkatkan anggaran belanja modalnya.”

Laba SK Hynix Mengecewakan, Pengeluaran Melonjak Menjadi $31 Miliar (Bloomberg)

Kemerosotan saham perusahaan menjadi sinyal keraguan apakah belanja AI secara global jadi pembenaran atas valuasi tinggi di sektor chip. Pasalnya, tingginya eningkatnya tingkat utang perusahaan-perusahaan teknologi juga menjadi beban bagi para investor. 

Leverage yang terkait dengan deretan perusahaan, seperti SK Hynix, secara khusus juga telah memperburuk volatilitas di bursa Korea, sehingga menghapus sekitar 45% nilai perusahaan dalam waktu sekitar satu bulan.

Investor khawatir bahwa melonjaknya biaya chip dapat memicu perlambatan ekonomi dalam skela lebih luas, mendorong kenaikan harga elektronik, dan mewajibkan produsen untuk memangkas produksi perangkat seperti PC dan smartphone.

Di sisi lain, perusahaan sekuritas termasuk Mirae Asset Securities Co. telah memangkas perkiraan laba kuartal kedua untuk SK Hynix dalam beberapa pekan terakhir, dengan alasan pertumbuhan harga jual rata-rata chip yang melambat.

Lebih jauh, para produsen chip membela diri. Mereka menegaskan, permintaan diperkirakan akan melampaui pasokan dalam jangka panjang. Mereka menyorot pelanggan seperti penyedia layanan cloud yang meningkatkan pesanan chip memori, sehingga mendorong kenaikan baik volume maupun margin.

CEO SK Hynix, Kwak Noh-Jung, mengatakan kepada Bloomberg pada awal Juli bahwa kelangkaan chip memori yang parah—yang saat ini mengguncang produsen komputer, mobil, dan perangkat—kemungkinan akan berlanjut hingga setelah tahun 2030.

Laba SK Hynix Mengecewakan, Pengeluaran Melonjak Menjadi $31 Miliar (Bloomberg)

Untuk kinerja laba bersih SK Hynix tercata naik 1.242%, melebihi perkiraan efek keuntungan investasi satu kali pada kuartal Juni hingga memperkuat kondisi keuangan perusahaan. Laba operasi l naik 557%, namun masih di bawah proyeksi batas atas. Pendapatan juga berada di bawah perkiraan rata-rata analis.

“Permintaan memang kuat, dan tren memori AI belum surut, meski begitu ekspektasi pasar telah melampaui apa yang bahkan dapat dihasilkan oleh kuartal rekor lainnya,” kata Josh Gilbert, analis utama Etoro untuk kawasan Asia-Pasifik dan Timur Tengah.

“Kuartal kedua ini menjadi pelajaran betapa tingginya standar yang kini diterapkan untuk segala hal yang terkait dengan AI.”

Laba SK Hynix Mengecewakan, Pengeluaran Melonjak Menjadi $31 Miliar (Bloomberg)

SK Hynix, bersama dengan Samsung Electronics Co. dan Micron Technology Inc., mendominasi pasokan memori global. Ketiga perusahaan ini semakin mengalihkan produksinya dalam beberapa tahun terakhir ke memori bandwidth tinggi yang digunakan dalam akselerator AI Nvidia, sehingga memperketat pasokan memori konvensional.

Fokus kini tertuju pada kemampuan SK Hynix dalam menentukan harga. SK Hynix menyatakan telah memenangkan kontrak berjangka panjang dengan sekitar 10 pelanggan. Dan pekan lalu, SK Group, menandatangani perjanjian kemitraan dengan Nvidia yang mencakup kesepakatan bernilai US$500 miliar lebih. Angka tersebut mencakup dana yang akan dikeluarkan Nvidia untuk membeli chip memori, serta pembelian superkomputer, demikian disampaikan CEO Nvidia, Jensen Huang.

(red)

No more pages