Biaya Netflix sebesar US$2,8 miliar dibayarkan pada bulan Februari menggunakan kas yang tersedia serta pinjaman baru oleh Paramount, menurut dokumen publik perusahaan. Jumlah tersebut pada akhirnya akan ditanggung oleh pendanaan ekuitas baru senilai US$46,7 miliar yang berasal dari keluarga Ellison dan para mitra mereka, yang meliputi RedBird Capital Partners dan tiga dana kekayaan negara (sovereign wealth funds) Timur Tengah, jika Paramount merampungkan akuisisi Warner Bros.
Mulai 1 Oktober, Paramount harus membayarkan biaya keterlambatan atau "ticketing fees" kepada para pemegang saham Warner Bros. sekitar US$650 juta per kuartal. Jika Paramount akhirnya berhasil mengakuisisi perusahaan tersebut, biaya keterlambatan tersebut juga akan ditanggung oleh keluarga Ellison dan para mitra mereka. Jika kesepakatan tidak terlaksana, Paramount tidak berkewajiban membayar ticking fees tersebut, melainkan Warner Bros. akan menerima break-up fee sebesar US$7 miliar.
Ellison, salah satu pendiri raksasa perangkat lunak Oracle Corp., mendukung David dalam pengambilalihan Paramount tahun lalu. Ia juga sepakat untuk memberikan jaminan pribadi (personal guarantee) atas porsi ekuitas dari akuisisi Warner Bros. agar Paramount memenangi kesepakatan tersebut. Seorang juru bicara Ellison tidak menanggapi permintaan komentar.
Saham Oracle, yang menjadi sumber utama kekayaannya, mengalami tekanan tahun ini akibat kekhawatiran mengenai pengeluaran perusahaan untuk pusat data (data centers) serta dampak kecerdasan buatan (artificial intelligence) terhadap bisnis perangkat lunak tradisionalnya. Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaannya telah merosot sebesar 31% menjadi US$163 miliar tahun ini.
(bbn)































