Survei The Conference Board menunjukkan bahwa persepsi terhadap pasar kerja melunak pada Juli. Proporsi konsumen yang menyatakan bahwa lapangan kerja melimpah turun menjadi 24,6%, sedangkan proporsi yang menyebut lapangan kerja sulit didapat juga sedikit menurun.
Selisih antara kedua indikator ini—metrik yang dicermati secara ketat oleh para ekonom—menyempit ke titik terkecil sejak 2021. Hal ini mengindikasikan ketatnya persaingan di pasar tenaga kerja bagi para pencari kerja.
Periode survei untuk laporan ini berlangsung dari 1 hingga 22 Juli, kurun waktu yang merekam harga bensin di SPBU sempat jatuh ke level terendah sejak Maret, sebelum akhirnya melonjak kembali akibat memanasnya konflik AS-Iran yang mengerek harga minyak dunia. AS menghentikan sementara serangannya pada akhir pekan, yang berhasil menenangkan pasar dan menekan kembali harga minyak.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa meski perhatian masyarakat terhadap harga bensin sedikit mereda, angkanya tetap bertahan tinggi. Para responden juga memberikan lebih banyak catatan terkait tingginya harga bahan pokok.
Prospek Konsumen
Untuk beberapa bulan ke depan, para responden dalam survei The Conference Board cenderung lebih pesimistis mengenai kondisi bisnis dalam beberapa bulan mendatang. Namun, mereka sedikit lebih optimistis terhadap prospek pasar tenaga kerja.
Konsumen di AS terus melakukan pembelanjaan meskipun dibayangi kekhawatiran atas biaya hidup dan kondisi pasar kerja. Penjualan eceran AS naik selama lima bulan berturut-turut pada Juni, dan para ekonom memperkirakan konsumsi rumah tangga turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua.
Laporan hari Selasa menunjukkan warga AS berencana untuk tetap berbelanja barang-barang berbiaya besar serta layanan jasa seperti restoran dalam enam bulan ke depan. Minat untuk melakukan perjalanan wisata juga mencatatkan peningkatan.
Ekspektasi inflasi untuk setahun ke depan terindikasi menurun, meskipun mayoritas responden masih memperkirakan suku bunga akan merangkak naik dalam 12 bulan mendatang.
Departemen Perdagangan AS dijadwalkan merilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal kedua serta data pengeluaran konsumen, pendapatan, dan inflasi bulan Juni pada hari Kamis.
Secara terpisah, indikator sentimen konsumen yang dirilis oleh Universitas Michigan awal bulan ini meningkat ke level tertinggi dalam lima bulan pada Juli, meski sebagian besar respons survei tersebut telah selesai dikumpulkan sebelum serangan AS ke Iran terjadi awal bulan ini.
(bbn)





























