Logo Bloomberg Technoz

Direktur Treasury & International Banking BRI Farida Thamrin mengatakan, kolaborasi dengan KDEI Taipei merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk terus memperluas akses layanan keuangan sekaligus meningkatkan literasi finansial bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.

"Kami berharap dengan kolaborasi ini semakin banyak WNI di Taiwan memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat serta memanfaatkan layanan perbankan sesuai kebutuhan. Ini juga merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan mudah diakses bagi masyarakat Indonesia di luar negeri," ungkapnya.

Menurut Farida, BRI tidak hanya menghadirkan produk perbankan, tetapi juga ingin memastikan masyarakat memperoleh pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan agar dapat memanfaatkan setiap layanan secara optimal.

Kolaborasi Perluas Akses Layanan Perbankan

dok. BRI

Melalui kesepakatan tersebut, BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei akan mengembangkan berbagai program edukasi yang menyasar komunitas Indonesia di Taiwan.

Program tersebut meliputi sosialisasi literasi keuangan, edukasi pengelolaan keuangan pribadi, pemanfaatan layanan digital banking, layanan remitansi, hingga pengenalan berbagai produk perbankan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan finansial WNI.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia dalam mengakses informasi mengenai layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.

Farida menjelaskan, sebagai bank dengan jaringan internasional, BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan transaksi keuangan diaspora Indonesia di berbagai negara.

Saat ini BRI memiliki enam jaringan internasional yang tersebar di sejumlah negara strategis, yakni New York Agency, Cayman Islands Branch, Hong Kong Representative Office, Singapore Branch, Timor Leste Branch, serta BRI Taipei Branch Office.

Kehadiran jaringan internasional tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memberikan kemudahan layanan keuangan kepada masyarakat Indonesia yang tinggal maupun bekerja di luar negeri.

Sejak beroperasi sebagai Full Retail Foreign Bank Branch di Taiwan pada 2021, BRI Taipei Branch Office menghadirkan berbagai layanan, mulai dari tabungan, pinjaman, remitansi, trade finance, treasury, hingga layanan perbankan lainnya untuk individu maupun pelaku usaha.

Komitmen tersebut semakin diperkuat dengan peluncuran BRImo Taiwan pada Maret 2026. Platform digital tersebut dirancang khusus untuk memudahkan WNI di Taiwan dalam mengakses layanan perbankan secara praktis, aman, dan nyaman melalui perangkat digital.

Kehadiran BRImo Taiwan juga menjadi bagian dari transformasi digital BRI yang bertujuan menghadirkan layanan keuangan yang semakin inklusif bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.

"Ke depan, sinergi BRI Taipei Branch dan KDEI Taipei diharapkan dapat memperluas akses WNI di Taiwan terhadap edukasi keuangan dan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan. Kolaborasi ini juga memperkuat komitmen BRI dalam mendukung inklusi keuangan bagi diaspora Indonesia," tegas Farida.

Sementara itu, Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo menyambut positif kolaborasi yang telah terjalin dengan BRI. Menurutnya, keberadaan BRI memiliki peran penting karena menjadi satu-satunya bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang beroperasi di Taiwan.

"Kehadiran BRI sebagai satu-satunya bank Himbara di Taiwan memiliki posisi strategis dalam mendukung kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai keuangan dan layanan perbankan," ujar Arif.

Ia menilai sinergi antara KDEI Taipei dan BRI akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi PMI maupun diaspora Indonesia. Selain mempermudah akses terhadap layanan perbankan, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia sehingga dapat mengelola kondisi finansial secara lebih baik.

Melalui kerja sama ini, BRI kembali menegaskan komitmennya sebagai bank nasional yang tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat di dalam negeri, tetapi juga terus memperluas akses layanan keuangan bagi diaspora Indonesia di berbagai belahan dunia. Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan melalui layanan yang mudah dijangkau, berbasis digital, serta didukung edukasi keuangan yang berkelanjutan.

(tim)

No more pages