Logo Bloomberg Technoz

Semakin besar tanggungan yang dimiliki, semakin besar pula dana darurat yang sebaiknya dipersiapkan.

Sebagai panduan umum, berikut jumlah dana darurat yang disarankan:

  • Lajang: 3–4 kali pengeluaran bulanan.

  • Menikah tanpa anak: 6 kali pengeluaran bulanan.

  • Menikah dengan satu anak: 9 kali pengeluaran bulanan.

  • Menikah dengan dua anak atau lebih: sekitar 12 kali pengeluaran bulanan.

Pengeluaran bulanan yang dimaksud meliputi kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, listrik, air, cicilan, sewa tempat tinggal, hingga kebutuhan rutin lainnya.

Cara Menghitung Dana Darurat

Menghitung dana darurat cukup mudah.

Langkah pertama adalah menjumlahkan seluruh pengeluaran rutin setiap bulan. Setelah itu, kalikan dengan jumlah bulan sesuai kondisi keluarga.

Sebagai contoh, apabila total pengeluaran rutin mencapai Rp5 juta per bulan, maka kebutuhan dana darurat menjadi:

  • Lajang: Rp15 juta hingga Rp20 juta.

  • Menikah: sekitar Rp30 juta.

  • Menikah dengan satu anak: sekitar Rp45 juta.

  • Menikah dengan dua anak: sekitar Rp60 juta.

Nominal tersebut merupakan target yang dapat dicapai secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing-masing.

Cara Mengumpulkan Dana Darurat

Setelah mengetahui target yang ingin dicapai, langkah berikutnya adalah mulai mengumpulkan dana secara konsisten.

Salah satu cara yang banyak disarankan adalah menyisihkan sekitar 10 persen dari pendapatan setiap bulan. Namun apabila kondisi keuangan belum memungkinkan, tidak masalah memulai dengan nominal yang lebih kecil.

Yang terpenting adalah konsisten menabung hingga target dana darurat tercapai.

Pisahkan dari Rekening Harian

Agar tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif, sebaiknya simpan dana darurat di rekening yang berbeda dari rekening operasional sehari-hari.

Cara ini membantu menjaga disiplin sekaligus memudahkan memantau perkembangan dana yang telah terkumpul.

Pilih Instrumen yang Mudah Dicairkan

Dana darurat sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang relatif aman dan mudah dicairkan kapan saja.

Tabungan, deposito jangka pendek, maupun reksa dana pasar uang menjadi beberapa pilihan yang umum digunakan karena menawarkan tingkat likuiditas yang tinggi.

Gunakan Hanya Saat Kondisi Mendesak

Sesuai namanya, dana darurat hanya digunakan ketika benar-benar menghadapi keadaan darurat.

Pengeluaran seperti liburan, membeli gadget baru, atau kebutuhan konsumtif lainnya sebaiknya tidak menggunakan dana ini agar fungsinya sebagai perlindungan finansial tetap terjaga.

Dana Darurat Memberikan Rasa Aman

Mempersiapkan dana darurat membutuhkan waktu dan kedisiplinan, tetapi manfaatnya sangat besar. Selain membantu menghadapi situasi yang tidak terduga tanpa mengganggu kondisi keuangan, dana darurat juga memberikan ketenangan karena Anda memiliki cadangan dana ketika menghadapi risiko di masa depan.

Semakin cepat mulai menyiapkannya, semakin besar pula perlindungan finansial yang dimiliki saat menghadapi kondisi yang tidak direncanakan.

(seo)

No more pages