Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Cuma 250 Perusahaan

Mis Fransiska Dewi
28 June 2026 13:00

Plt Menteri BUMN, Dony Oskaria saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/9/2025). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)
Plt Menteri BUMN, Dony Oskaria saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/9/2025). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengungkapkan pemerintah hanya akan menyisakan 250 BUMN dari total 1.000 lebih perusahaan pelat merah milik pemerintah pusat.

“Ujungnya nanti 250 [BUMN],” kata Donny menjawab pertanyaan Presiden Prabowo Subianto ketika ditanya mengenai perampingan BUMN dalam acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 dikutip secara daring, Minggu (28/6/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut banyak BUMN tidak dapat memberikan dividen kepada negara lantaran banyak perusahaan yang rugi bahkan menjadi beban bagi negara.


“Masalahnya kemarin ini BUMN ini ya kita sudah tahu lah, [kita] sudah lama jadi orang Indonesia sudah mengerti [persoalan BUMN,” ujar Prabowo. 

Kepala Negara menegaskan, saat ini pemerintah sedang berupaya untuk aksi ‘bersih-bersih’ BUMN. Nantinya akan ada lebih dari 750 BUMN akan ditutup atau dibubarkan.