Sebagai bentuk sambutan, seluruh penumpang pada kedua penerbangan perdana itu menerima cenderamata bertema Wonderful Indonesia setibanya di ruang kedatangan.
Ni Made Ayu mengatakan, hadirnya dua rute baru tersebut merupakan respons terhadap meningkatnya jumlah wisatawan asal China yang datang ke Indonesia, terutama ke Jakarta.
"Kehadiran dua rute penerbangan baru ini merupakan respons proaktif dalam mengakomodasi meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara asal China yang menunjukkan tren positif, khususnya ke Jakarta," ujarnya.
Spring Airlines akan melayani penerbangan pulang-pergi Guangzhou-Jakarta sebanyak tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Jumat, dan Minggu menggunakan pesawat Airbus A320. Sementara rute Shenzhen-Jakarta akan beroperasi dua kali seminggu, setiap Rabu dan Sabtu.
Kementerian Pariwisata juga berkomitmen terus mendukung peningkatan konektivitas udara antara Indonesia dan China guna memperkuat daya saing sektor pariwisata nasional.
"Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan asal China untuk berkunjung ke Indonesia secara berkelanjutan, sehingga minat mereka untuk datang terus terjaga dan semakin meningkat pada masa mendatang," kata Ni Made Ayu.
Optimisme tersebut sejalan dengan kinerja pasar wisatawan China yang terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data Januari-April 2026, jumlah kunjungan wisatawan asal China mencapai 491.726 kunjungan atau meningkat 25,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 391.578 kunjungan.
Sebagai salah satu pintu gerbang utama Indonesia, Jakarta memiliki peran strategis tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat bisnis dan mobilitas.
Pemerintah berharap terbukanya akses penerbangan langsung dari Guangzhou dan Shenzhen dapat meningkatkan arus wisatawan mancanegara, memperluas pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
(dec)





























