Mereka juga telah membahas hal tersebut dengan kolega Ukraina mereka, kata sumber-sumber yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas percakapan pribadi.
Putin menegaskan kembali bahwa ia telah mencapai deal dengan Presiden Trump yang disebut kesepakatan damai kompromi pada KTT mereka di Anchorage pada Agustus lalu. Negara-negara UE dapat berperan dalam mengakhiri perang “bukan dengan memasok senjata, tapi dengan berusaha meyakinkan otoritas Kyiv untuk menyetujui kompromi yang kami bicarakan.”
Putin bersikeras agar Kyiv menyerahkan seluruh wilayah Donetsk di Ukraina timur, termasuk wilayah yang belum berhasil direbut pasukannya dalam pertempuran sejak 2014. Ukraina menolak tuntutan tersebut dan mengusulkan untuk menghentikan perang di sepanjang garis depan yang ada sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri konflik terparah di Eropa sejak Perang Dunia II.
Pembicaraan yang dipimpin AS dengan Ukraina dan Rusia terhenti karena Trump fokus pada perang dengan Iran. Dengan pasukan Moskow yang alami kerugian semakin besar di tengah kebuntuan di medan perang dan ekonomi Rusia yang semakin tertekan, ketiga negara Eropa tersebut melihat peluang untuk membawa Putin ke meja perundingan, kata orang-orang yang mengetahui hal tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis malam mengeluarkan surat terbuka kepada Putin, menyerukan agar keduanya bertemu langsung untuk menyelesaikan perang.
“Saya mengusulkan untuk menetapkan tanggal yang jelas untuk pertemuan tersebut,” kata Zelenskyy. “Kami mendengar bahwa Anda dijanjikan di Alaska penyelesaian beberapa isu terkait Ukraina dan Eropa. Namun, Anda dapat melihat sendiri bahwa isu-isu Ukraina dan Eropa tidak diputuskan di Anchorage.”
Zelenskyy mengatakan bahwa baik Eropa maupun AS harus menjadi bagian dari proses penghentian perang yang kini telah memasuki tahun kelima. “Inilah yang dapat membantu membentuk arsitektur keamanan baru untuk wilayah kami,” katanya.
Putin mengatakan Rusia ingin mengetahui siapa yang dapat mewakili Eropa dalam negosiasi apa pun, dengan menyatakan, “mereka tetap harus orang-orang yang dapat dipercaya.”
Dia kembali mengemukakan kemungkinan pencalonan mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder, yang menurutnya mendapat kritik karena kedekatannya dengan Putin.
“Dia bukan teman Putin,” kata presiden Rusia itu. “Dia adalah seorang negarawan Jerman — dan salah satu yang terbaik menurut saya karena dia memiliki pendirian sendiri dan keberanian untuk mempertahankannya.”
Putin menegaskan pasukan Rusia terus maju di Ukraina. Usai Rusia melancarkan serangan udara intensif terhadap Kyiv dan wilayah Ukraina lainnya dalam beberapa pekan terakhir, ia juga mengancam akan meningkatkan serangan dengan rudal hipersonik Oreshnik.
Serangan Rusia dengan drone dan rudal pekan lalu mencakup rudal Oreshnik untuk pertama kalinya sejak Januari. Putin mengklaim rudal itu digunakan hanya “di tempat yang tepat untuk melihat hasilnya.”
“Kami menghitung segalanya hingga milimeter. Ini penting bagi kami untuk mengambil keputusan di masa depan mengenai penggunaan penuh rudal Oreshnik untuk tujuan yang dimaksudkan, termasuk di kawasan urban,” kata Putin.
(bbn)





























