Dengan QRIS, merchant hanya membutuhkan satu kode QR untuk menerima berbagai jenis pembayaran digital. Hal ini tentu memudahkan proses transaksi di lapangan.
Keuntungan utama QRIS antara lain kemudahan penggunaan. Merchant tidak perlu menyediakan banyak alat pembayaran karena semua transaksi cukup menggunakan satu kode QR.
Selain itu, transaksi menjadi lebih cepat. Pelanggan hanya perlu melakukan pemindaian dan pembayaran dapat langsung diproses dalam hitungan detik.
Dari sisi keamanan, QRIS membantu mengurangi risiko penggunaan uang palsu serta kesalahan perhitungan uang tunai.
Keunggulan lainnya adalah pencatatan transaksi yang otomatis. Setiap pembayaran akan tercatat secara digital sehingga memudahkan pelaku usaha dalam mengelola keuangan.
Penggunaan QRIS juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Bisnis yang menyediakan pembayaran digital umumnya dianggap lebih modern dan profesional.
Cara Membuat QRIS Sebagai Merchant
Cara membuat QRIS cukup mudah dan dapat dilakukan secara online melalui penyedia jasa pembayaran resmi.
Langkah pertama adalah memilih penyedia layanan QRIS. Merchant dapat mendaftar melalui bank atau perusahaan fintech yang telah bekerja sama dengan sistem QRIS.
Selanjutnya, siapkan dokumen yang diperlukan. Dokumen umumnya meliputi KTP, NPWP jika ada, serta data usaha seperti nama dan alamat bisnis.
Setelah itu, lakukan pendaftaran dengan mengisi formulir yang disediakan oleh penyedia layanan. Proses ini bisa dilakukan secara online maupun offline tergantung kebijakan masing masing penyedia.
Tahap berikutnya adalah verifikasi data. Pihak penyedia akan memastikan bahwa data yang diberikan valid dan sesuai dengan ketentuan.
Jika proses verifikasi telah selesai dan disetujui, merchant akan mendapatkan kode QRIS yang siap digunakan.
Kode tersebut dapat dicetak atau ditampilkan secara digital di tempat usaha agar pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran.
Dengan mengikuti langkah langkah tersebut, pelaku usaha sudah bisa menerima transaksi digital secara praktis.
Biaya Penggunaan QRIS yang Perlu Diketahui
Selain memahami cara pendaftaran, merchant juga perlu mengetahui biaya penggunaan QRIS.
Sistem ini menerapkan biaya yang dikenal sebagai Merchant Discount Rate atau MDR. Besaran biaya ini telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Untuk transaksi reguler, MDR ditetapkan sebesar 0,7 persen dari nilai transaksi.
Sementara itu, untuk sektor pendidikan dikenakan biaya sebesar 0,6 persen.
Pada transaksi di SPBU, biaya MDR lebih rendah yaitu sebesar 0,4 persen.
Sedangkan untuk transaksi yang berkaitan dengan bantuan sosial atau organisasi tertentu, tidak dikenakan biaya sama sekali.
Biaya ini akan dipotong langsung dari setiap transaksi yang diterima merchant. Meski demikian, banyak pelaku usaha tetap memilih QRIS karena kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan.
Beberapa penyedia layanan bahkan memberikan promo atau subsidi biaya MDR untuk menarik lebih banyak merchant.
Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, QRIS menjadi solusi pembayaran yang relevan di era digital saat ini.
Penerapan sistem ini tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha meningkatkan profesionalitas dan efisiensi operasional bisnis.
(seo)



























