Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah saham menjadi pemberat laju IHSG hari ini. Saham infrastruktur, saham barang baku, dan saham perindustrian mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing terpangkas 2,91%, 2,81% dan 2,26%.

Berikut di antaranya berdasarkan data Bloomberg:

  1. PT Barito Renewables Energy (BREN) menekan 12,97 poin
  2. PT DCI Indonesia (DCII) menekan 7,81 poin
  3. PT Amman Mineral Internasional (AMMN) menekan 7,47 poin
  4. PT Telkom Indonesia (TLKM) menekan 7,34 poin
  5. PT Mora Telematika Indonesia (MORA) menekan 5,04 poin
  6. PT Astra International (ASII) menekan 5,01 poin
  7. PT Impack Pratama Industri (IMPC) menekan 4,56 poin
  8. PT Barito Pacific (BRPT) menekan 4,52 poin
  9. PT Bayan Resources (BYAN) menekan 3,99 poin
  10. PT Bumi Resources Minerals (BRMS) menekan 3,01 poin

IHSG tertekan amat berat seiring meningkatnya eskalasi perang Timur Tengah dengan pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump. Trump kembali memperingatkan kemungkinan peningkatan eskalasi seiring AS terus mengerahkan aset militer di Timur Tengah.

Dia mengatakan AS akan menyerang Iran 'dengan sangat keras' dalam dua hingga tiga minggu ke depan, dan menyebut akan menargetkan infrastruktur penting seperti pembangkit listrik, jika kesepakatan tidak tercapai. 

Pernyataan ini membuat harga minyak jenis Brent kembali melejit 4,45% menjadi US$105,66 per barel pada 09:58 WIB berdasarkan data Bloomberg. Padahal, pagi tadi, harga Brent masih melandai US$99 per barel. 

Indeks dolar AS (DXY) turut menguat 0,28% hingga mencapai 100,01 seiring kembali diburunya aset aman.

(fad)

No more pages