Dengan kapasitas kilang domestik yang terbatas, Australia mengimpor lebih dari dua pertiga bensin, solar, dan bahan bakar jetnya. Pemasok terbesarnya, Korea Selatan, telah mengatakan akan membatasi beberapa ekspor.
Pada Selasa, Pemerintah Australia mengatakan akan menurunkan standar solar (diesel) untuk enam bulan ke depan guna meningkatkan pasokan domestik, serta memperluas jangkauan calon pemasok hingga mencakup AS, Kanada, dan Eropa.
Australia memiliki cadangan bensin untuk 38 hari dan cadangan solar untuk 30 hari pekan lalu, setelah menggunakan stok yang ada untuk memenuhi permintaan yang melonjak.
Harga bensin dan solar telah melonjak, menurut data Institut Perminyakan Australia, yang menambah tekanan ekonomi.
Bank sentral Australia pekan lalu menaikkan suku bunga acuan untuk pertemuan kedua berturut-turut di tengah upaya untuk mengatasi inflasi yang membandel.
Pada Rabu (25/3/2026), Australia memperkenalkan undang-undang yang memungkinkan badan pengawas antimonopoli negara tersebut untuk menggandakan hukuman atas perilaku palsu atau menyesatkan dan perilaku kartel hingga maksimum A$100 juta (US$70 juta) per pelanggaran.
Pemerintah setempat sebelumnya telah meningkatkan hukuman hingga maksimum A$50 juta — lima kali lebih tinggi dari sebelumnya — di tengah laporan bahwa harga bahan bakar di SPBU telah melampaui kenaikan patokan internasional selama periode awal konflik Iran.
(bbn)



























