Logo Bloomberg Technoz

Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi mengatakan pekan lalu bahwa Jepang akan melepas 80 juta barel minyak untuk menstabilkan ekonomi. PM tersebut menyatakan pemerintah akan melanjutkan langkah tersebut secara sepihak, mendahului kesepakatan dari anggota Badan Energi Internasional (IEA) untuk pelepasan minyak sebesar 400 juta barel.

Jumat lalu, Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Ryosei Akazawa mengatakan Jepang akan menjual minyak dari cadangan nasionalnya dengan harga berdasarkan tingkat sebelum perang dimulai. Ia membuka kemungkinan bahwa produk surplus yang dihasilkan dari minyak mentah bisa diekspor ke luar negeri jika permintaan lokal tidak cukup kuat.

Presiden AS Donald Trump berharap negara-negara termasuk Jepang, China, Korea Selatan, Prancis, dan Inggris akan mengirim kapal untuk bergabung dalam upaya membuka kembali Selat Hormuz. Namun, Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan kepada parlemen pada Senin bahwa negara saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukannya.

(bbn)

No more pages