Logo Bloomberg Technoz

Konsep digital dalam pembagian THR tidak hanya berkaitan dengan penukaran uang baru. Sistem pembayaran berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) juga menjadi sarana berbagi yang semakin luas digunakan.

QRIS memungkinkan pengiriman nominal tertentu secara instan melalui pemindaian kode menggunakan aplikasi mobile banking atau dompet digital. Proses tersebut mengurangi kebutuhan uang tunai dalam jumlah besar serta menekan risiko kehilangan atau kesalahan perhitungan.

Setiap transaksi tercatat otomatis dalam sistem perbankan, sehingga memudahkan pelacakan serta pengelolaan keuangan pribadi. Risiko uang palsu maupun kerusakan fisik uang juga dapat diminimalkan melalui penggunaan instrumen digital.

Ketentuan Penukaran Uang Baru 2026

Penguatan kanal digital tidak menghapus layanan kas keliling. Penukaran uang baru tetap tersedia melalui pendaftaran online di situs resmi pintar.bi.go.id.

Prosesnya meliputi:

  • Mengisi data identitas sesuai KTP

  • Memilih lokasi kas keliling

  • Menentukan jadwal penukaran

  • Memilih pecahan sesuai batas maksimal

Bukti pemesanan digital wajib ditunjukkan saat datang ke lokasi bersama identitas asli.

Batas Maksimal Penukaran

Batas maksimal penukaran per individu ditetapkan sekitar Rp5.300.000 dalam satu paket.

Komposisi pecahan diatur dengan rincian:

  • Rp50.000 maksimal 50 lembar

  • Rp20.000 maksimal 50 lembar

  • Rp10.000 maksimal 100 lembar

  • Rp5.000 maksimal 100 lembar

  • Rp2.000 maksimal 100 lembar

  • Rp1.000 maksimal 100 lembar

Ketentuan ini dibuat agar distribusi uang baru lebih merata dan tidak terpusat pada nominal tertentu saja.

Batas Waktu dan Sistem Antrean

Pemesanan wajib dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum jadwal penukaran yang dipilih. Sistem antrean virtual atau waiting room diterapkan ketika trafik kunjungan tinggi, terutama pada hari pertama pembukaan kuota.

Mekanisme ini membantu menjaga stabilitas server dan memastikan setiap pendaftar memperoleh kesempatan yang sama.

Layanan Terpadu dan Distribusi Regional

Di beberapa kota besar tersedia layanan terpadu pada tanggal tertentu, termasuk di kawasan Senayan Jakarta yang memfasilitasi penukaran dalam skala lebih besar.

Model layanan tersebut melengkapi distribusi kas keliling reguler yang tersebar di berbagai titik strategis seperti masjid, lapangan, pusat perbelanjaan, dan area publik lainnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa sistem digital dan layanan fisik berjalan berdampingan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Transformasi Tradisi Berbagi di Era Digital

PINTAR BI (Instagram @bank_indonesia)

Digitalisasi THR mencerminkan arah kebijakan sistem pembayaran nasional yang mengedepankan keamanan, transparansi, dan efisiensi. Integrasi antara layanan kas keliling, platform PINTAR BI, dan pembayaran QRIS membentuk ekosistem yang saling melengkapi.

THR digital Bank Indonesia 2026 menunjukkan bagaimana tradisi berbagi tetap terjaga tanpa mengabaikan perkembangan teknologi keuangan. Masyarakat kini memiliki pilihan: tetap menukar uang baru secara tertib melalui sistem daring, atau berbagi secara praktis melalui transfer digital.

Dengan infrastruktur yang semakin matang, Ramadan dan Idulfitri 2026 menjadi momentum penguatan transaksi yang aman, teratur, dan inklusif di seluruh Indonesia.

(seo)

No more pages