Logo Bloomberg Technoz

Kebocoran Data & Ancaman Siber Jelang Pemilu Perlu Perhatian

Redaksi
23 December 2023 06:14

Infografis Serangan siber terus meningkat dalam lima tahun terakhir (Asfahan/Bloomberg Technoz)
Infografis Serangan siber terus meningkat dalam lima tahun terakhir (Asfahan/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Terjadi ancaman besar dalam keamanan siber dalam pemilu 2024. Data BSSN mencatat serangan siber sepanjang tahun 2018 mencapai 232,44 juta kali. Dan Januari hingga Juli 2023 angkanya sudah menunjukkan 347,17 juta kali serangan. Langkah-langkah tersebut penting dilakukan, sebagai bagian dari manajemen risiko keamanan siber.

Dalam kasus terakhir dimana diduga ada 252 juta data hasil peretasan dari situs resmi kpu.go.id, menjadi perhatian Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM). 

“Dari insiden tersebut, mestinya KPU dapat melakukan sejumlah langkah antisipasi, selain memitigasi dan menginvestigasi dugaan insiden kebocoran data yang terjadi, mengingat besar dan sensitifnya data yang dikelola oleh KPU,” tulis ELSAM.

“Sayangnya, dari praktik yang ada justru tidak pernah ada proses investigasi yang tuntas, atas berbagai insiden serangan siber dan dugaan kebocoran data pribadi yang dialami KPU, sehingga tidak ada upaya dan jaminan untuk memastikan ketidakberulangan.”

Selengkapnya: Serangan Siber Naik, Keamanan Digital Pemilu 2024 Disoal

(red/wep)

Artikel Terkait