Sentimen positif didukung oleh meredanya tekanan jual, serta konsolidasi dan komunikasi antara Presiden Prabowo dengan pelaku usaha dan konglomerat yang meningkatkan optimisme terhadap prospek ekonomi domestik, ditambah lagi dorongan keputusan S&P yang tetap melanjutkan rebalancing indeks Indonesia pada Maret 2026.
“Di sisi lain, investor masih mencermati keputusan Bank Indonesia yang diproyeksikan mempertahankan suku bunga di level 4,75%,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Serta, investor tetap berhati–hati terhadap tekanan eksternal, termasuk arus keluar dana asing dan dampak penyesuaian rating serta isu MSCI, yang berpotensi membatasi penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BUMI, LEAD, dan DEWA.
Senada, melansir Phintraco Sekuritas, secara teknikal, histogram negatif MACD IHSG berlanjut mengalami penyempitan dan berpotensi membentuk golden cross. Namun momentum Stochastic RSI mulai melemah meskipun masih bergerak di area pivot.
“Sehingga IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada kisaran 8.150 – 8.300,” mengutip paparan Phintraco.
Adapun investor juga akan memantau risalah hasil pertemuan The Fed pada Rabu setempat.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham INCO, PNLF, HMSP, SRTG, HRUM, dan ULTJ.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya mayoritas Bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu berlanjutnya aksi jual investor asing dalam jumlah cukup besar dan terkoreksinya harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.150 – 8.090 dan resist 8.275 – 8.335,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi BRMS, BUMI, HMSP, ERAA, CMRY, dan MDKA.
Panin memproyeksikan IHSG akan melemah, diperberat oleh sentimen rilis data yang positif di regional Asia, melemahnya harga komoditas hari ini, serta masih derasnya outflow dana asing dalam beberapa hari.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas, IHSG menghadapi uji support MA–5 pada level 8.200.
Stochastic death cross di area overbought. Jika IHSG berbalik arah jadi melemah nantinya, maka berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 7.805 – 7.910. Area ini diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG, untuk kemudian rebound menuju resistance MA–20 dan MA–50 di range 8.366 – 8.488.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TOWR, CUAN, dan DEWA.
(fad)



























