"Saya yakin Presiden Xi sedang berusaha melakukannya. Di sisi lain, saya pikir dia memastikan dia memiliki kendali penuh atas militernya," jelasnya, sembari menambahkan bahwa AS memantau perkembangan yang sedang berlangsung dengan cermat.
Perdue tidak menjawab langsung pertanyaan tentang laporan Wall Street Journal yang menyebut Zhang diduga membocorkan rahasia program senjata nuklir China ke AS.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan dia tidak mengetahui masalah tersebut saat ditanya tentang laporan tersebut dalam konferensi pers rutin pada Senin.
Hanya dua orang yang tersisa di Komisi Militer Pusat China yang beranggotakan tujuh orang setelah penyelidikan yang juga melibatkan Kepala Departemen Staf Gabungan, Liu Zhenli.
Terlepas dari gejolak internal di Beijing, Perdue menggambarkan hubungan AS-China secara keseluruhan "meningkat secara multidimensi" sejak Xi bertemu Presiden AS Donald Trump di Busan, Korea Selatan pada Oktober lalu.
Dia menjelaskan para negosiator sedang berupaya mencapai serangkaian kesepakatan sebelum Trump berkunjung ke China pada April, dengan menyinggung kesepakatan yang melibatkan Boeing Co.
"Yang benar-benar kami coba lakukan dalam seluruh episode ini adalah membeli waktu dan ruang," ujar Perdue, merujuk pada gencatan senjata saat ini. Negosiator perdagangan termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan mitranya dari China He Lifeng "telah membuat banyak kemajuan," katanya.
Duta Besar tersebut menyatakan optimisme mengenai kepatuhan terhadap gencatan senjata saat ini, khususnya mencapai progres dalam hal bahan baku fentanil dan pembelian kedelai. Kedua belah pihak telah menyelesaikan sebagian besar kesepakatan yang dibuat di Busan.
Perdue juga menyinggung kasus mantan taipan media Hong Kong dan aktivis demokrasi Jimmy Lai yang dipenjara, mengonfirmasi bahwa Trump telah meminta pembebasannya atas dasar kemanusiaan.
Dia menggambarkan masalah tersebut sebagai "pembicaraan yang sedang berlangsung" antara kedua kepala negara, meski dia mengatakan belum melihat perkembangan terbaru mengenai hal itu.
(bbn)





























