Faktor lingkungan masih menjadi tantangan utama dalam menjaga kesehatan masyarakat adat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
Sebagai langkah penanganan, Kemenkes menyalurkan obat-obatan dasar yang umum dibutuhkan masyarakat Baduy.
Obat tersebut disesuaikan dengan kondisi kesehatan warga dan penyakit yang paling banyak dikeluhkan.
“Biasanya obat-obatan yang sederhana, seperti untuk panas, sakit perut, gatal-gatal, kudis,” kata Kunta.
Selain memberikan pengobatan, Kemenkes juga melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi tersebut difokuskan pada penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyakit.
Kunta menjelaskan, edukasi yang diberikan mencakup pentingnya kebiasaan mencuci tangan serta pengolahan makanan dan minuman yang aman agar terhindar dari penyakit berbasis lingkungan.
“Upaya-upaya sederhana ini penting supaya mereka mendapatkan makanan dan minuman yang lebih bersih,” tuturnya.
Kemenkes menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat adat melalui pelayanan kesehatan, penyediaan obat-obatan, serta edukasi yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan lingkungan setempat.
(dec/spt)
































