Logo Bloomberg Technoz

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Tornanda Syaifullah mengatakan masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu khawatir terhadap produk udang milik PT BMS. 

Untuk itu, Tornanda meminta agar masyarakat tidak perlu panik. Dia mengeklaim, pemerintah menjamin mutu dan keamanan tetap terjaga, termasuk bisa memasarkan produk tersebut menjadi tujuan ekspor. 

“Ini membuktikan bahwa produk yang diragukan tempo hari itu sudah di-clearance, dan mudah-mudahan pasar ekspor kita, dan pasar dalam negeri untuk udang ini bisa berjalan sebagaimana biasanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Karantina Ikan Barantin Drama Panca Putra mengeklaim setiap barang atau komoditas yang  masuk maupun keluar dari Indonesia bakal dilakukan pemeriksaan, mulai dari kesehatan keamanan dan mutunya. 

“Masyarakat tidak perlu ragu artinya setiap komoditas yang beredar, yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat, aman, dan mutu terjamin dan selalu terpantau oleh teman-teman, baik di border maupun di post-border,” tuturnya.

Isu udang RI tak layak konsumsi ramai diperbincangkan seusai FDA meminta masyarakat AS untuk tidak mengonsumsi salah satu merek udang yang dijual di Walmart karena terkontaminasi bahan-bahan radioaktif.

FDA meminta Walmart untuk menarik tiga lot udang mentah beku asal Indonesia setelah pejabat FDA  menemukan adanya kandungan radioaktif Cesium-137 pada salah satu pengiriman yang tidak masuk ke AS, menurut pernyataan resmi pada Selasa (20/8/2025).

Isotop tersebut dapat meningkatkan risiko kanker bila terjadi paparan berulang dalam dosis rendah, meskipun kadar yang terdeteksi tidak cukup tinggi untuk menimbulkan risiko akut, jelas FDA.

Sekadar catatan, data Kementerian Perdagangan menyebutkan pada 2024 nilai ekspor udang dengan kode HS03 menyumbang sebesar US$287,34 juta atau 3,93% dari total ekspor nonmigas ke AS.

Meski kontribusinya tidak sebesar sektor manufaktur seperti mesin listrik, alas kaki, atau tekstil, udang tetap menjadi salah satu komoditas unggulan RI yang menopang ekspor nonmigas. 

Sementara Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan, pada 2024 nilai ekspor udang Indonesia mencapai US$1,68 miliar dengan volume 214,58 ribu ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 63,7% di antaranya diekspor ke AS, kemudian diikuti Jepang dan China.

(ell)

No more pages