Bahlil Masih Kaji Keekonomian PLTS 100 GW di Kopdes Merah Putih
Azura Yumna Ramadani Purnama
17 September 2025 18:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan masih mengkaji nilai keekonomian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt (GW) di 80.000 Koperasi Desa Merah Putih.
Dengan begitu, dia belum dapat memastikan kapan proyek tersebut akan mulai digarap dan belum menetapkan target pembangunannya.
“Kalau sudah desainnya selesai, baru kita mulai umumkan start-nya. Sekarang kan kita cek dulu, apakah ekonomis atau tidak. Setelah itu kita akan dorong ya,” kata Bahlil di Jakarta International Convention Center (JCC), Rabu (17/9/2025).
Menurut Bahlil, nantinya akan terdapat 1 PLTS di setiap desa di Indonesia dengan kapasitas sekitar 1–1,5 megawatt (MW). Akan tetapi, Bahlil enggan mengungkapkan bagaimana integrasi PLTS tersebut dengan Koperasi Desa Merah Putih.
“Nanti dalam implementasinya itu akan dikelola. Apakah oleh PLN atau siapa? Itu soal lain. Kami di Kementerian ESDM main desain dan mengimplementasikan itu,” tegas dia.































