Logo Bloomberg Technoz

Mimpi Prabowo Kelola APBN Tanpa Defisit pada 2028

Mis Fransiska Dewi
15 August 2025 18:35

Presiden Prabowo Subianto saat penyampaian RUU APBN 2026 pada sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Youtube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto saat penyampaian RUU APBN 2026 pada sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Youtube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memiliki harapan untuk mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tanpa adanya komponen defisit anggaran pada 2027 atau 2028. Dia berjanji bakal terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit dapat ditekan sekecil mungkin. 

Hal ini disampaikan dalam Pidato Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 beserta Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jumat (15/8/2025).

“Adalah harapan saya, adalah cita-cita saya untuk suatu saat apakah dalam 2027 atau 2028, saya ingin berdiri di depan majelis ini untuk menyampaikan bahwa kita berhasil punya APBN yang tidak ada defisitnya sama sekali,” kata Prabowo. 


Prabowo menargetkan defisit anggaran negara pada 2026 akan mencapai Rp638,8 triliun, atau 2,48% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Angka ini berada dalam batas bawah rentang target pemerintah pada 2026 yang semula di kisaran 2,48%-2,53%. Namun, angka ini lebih rendah dibanding target defisit anggaran pada tahun ini yang dipatok 2,53%, bahkan berpotensi membengkak hingga 2,78%.