Kemenperin: 134 Ribu Orang Bisa Kena PHK Imbas Polemik HGBT
Redaksi
15 August 2025 04:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) khawatir lonjakan PHK akan terjadi di sektor industri imbas pengetatan penerapan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Kemenperin mengingatkan total pekerja yang menggantungkan nasib pada keberlanjutan pasokan HGBT di sektor industri mencapai 134.794 orang.
"Ini alarm serius. Setiap kebijakan yang menyangkut pasokan gas industri harus mempertimbangkan implikasinya terhadap usaha dan kesejahteraan ratusan ribu keluarga yang menggantungkan hidup dari sektor ini," ujar Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).
Febri mengaku pihaknya menerima banyak surat dan laporan dari industri pengguna HGBT yang merasakan dampak pembatasan volume pembelian gas dengan HGBT menjadi 48% dari sebelumnya 60% yang diberlakukan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
"Padahal, HGBT adalah keputusan Presiden, yang sudah menetapkan baik harga USD6,5 per MMBtu dan keberlanjutan pasokannya. Tidak seharusnya ada pihak atau lembaga yang mencoba melakukan subordinasi terhadap perintah Presiden tersebut dalam bentuk menaikkan harga di atas USD6,5 dan membatasi pasokannya," tegas Febri.
Dari ratusan ribu orang yang terancam PHK tersebut, secara terperinci Febri menyebut di antaranya industri pupuk (10.420 pekerja), industri petrokimia (23.006 pekerja), industri oleokimia (12.288 pekerja), industri baja (31.434 pekerja), industri keramik (43.058 pekerja), industri kaca (12.928 pekerja), dan industri sarung tangan karet (1.660 pekerja).
































