Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan Beruntun 11 Hari Terhenti, IHSG Ditutup 'Merah'

Muhammad Julian Fadli
22 July 2025 18:32

Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah setelah menguat 11 hari berturut-turut, ini merupakan rekor penguatan terpanjang bagi Bursa Saham Indonesia di sepanjang tahun 2025.

IHSG ditutup turun 0,72% di posisi 7.344,73 pada penutupan perdagangan Selasa (22/7/2025).

Kenaikan Beruntun Sebelas Hari IHSG Mulai Terhenti (Bloomberg)

Analis unggulan pasar modal menyebut, setelah mengalami reli selama beberapa hari, kesudahannya IHSG ditutup melemah akibat profit taking.


Beberapa saham yang telah menopang penguatan IHSG belakangan ini, seperti saham-saham konglomerasi serta saham dengan berita individu dan kinerja yang bagus, mengalami tekanan jual akibat aksi merealisasikan keuntungan dari para investor.

Profit taking melanda, IHSG berpotensi menguji level psikologis 7.300,” papar Phintraco Sekuritas dalam riset terbarunya.