BI: Inflasi Rendah Cermin Permintaan Lemah, BI Rate Perlu Turun
Dovana Hasiana
16 July 2025 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia menilai penurunan laju inflasi inti pada Juni ke level 2,37%, menjadi cerminan dari penurunan permintaan dalam perekonomian domestik.
Inflasi yang terus rendah dan diperkirakan makin rendah sampai tahun depan, membutuhkan respons kebijakan moneter untuk membangkitkan lagi permintaan dalam ekonomi.
"Inflasi inti turun jadi 2,37% year-on-year, dipengaruhi konsistensi suku bunga kebijakan moneter dalam mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai sasaran, juga tingkat permintaan yang lebih rendah," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers pengumuman hasil RDG BI bulan Juli, hari ini (16/7/2025).
Ke depan, BI melihat inflasi tahun 2025 dan 2026 makin rendah dalam sasaran 2,5% plus minus 1%. Inflasi inti juga diperkirakan rendah, di titik tengah sasaran 2,5% plus minus 1%.
Penilaian BI terhadap inflasi yang semakin rendah itu menjadi salah satu alasan utama mengapa BI memutuskan penurunan bunga acuan di luar ekspektasi mayoritas pelaku pasar.























