China Lirik Aluminium RI, Penambang Minta Produksi Dikendalikan
Mis Fransiska Dewi
14 July 2025 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penambang bauksit meminta pemerintah menjaga peta jalan investasi pabrik pemurnian alumina hingga smelter aluminium seiring dengan minat investor China untuk masuk lebih intensif pada hilirisasi bauksit di dalam negeri.
Ketua Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) Ronald Sulistyanto berpendapat peta jalan smelter itu mesti dijaga untuk mengendalikan harga komoditas turunan bauksit itu nantinya.
“Misalnya kita harus memproduksi berapa [juta ton]. Supaya harga juga tidak rusak, kita menjaga equilibrium lah. Jangan jor-joran,” kata Ronald saat dihubungi, Senin (14/7/2025).
Kendati demikian, Ronald mengatakan, investasi untuk pembangunan smelter bauksit relatif besar. Menurut dia, investasi yang dibutuhkan mencapai US$1,4 miliar dengan break even point atau BEP mencapai 12 tahun.
“Kalau smelter nikel itu kan tingkatnya banyak, mau tingkat yang tertinggi ya BEP-nya lama. Tapi kalau tingkat rendah kan cepet misalnya Feronikel dia bikin US$100 juta mungkin dalam waktu 2-3 tahun balik,” tuturnya.































