Tenggat Tarif Trump Mundur, Begini Prediksi Pergerakan Rupiah
Tim Riset Bloomberg Technoz
07 July 2025 07:57

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah kemungkinan masih akan bergerak dalam rentang terbatas di tengah lanskap global yang pagi ini mendapati kepastian bahwa pemberlakuan kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) dimulai pada 1 Agustus, mundur ketimbang tanggal semula yang jatuh pada 9 Juli ini.
Pasar juga akan mencermati penjelasan lebih lengkap dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk negosiasi dagang dengan AS dalam acara penandatanganan MoU yang disebutkan sebelumnya akan berlangsung hari ini.
Rupiah sepekan lalu mencetak penguatan 0,12% di pasar spot ketika indeks dolar AS melemah 0,23% pada periode yang sama. Pada penutupan pasar Jumat kemarin, rupiah forward (NDF) yang diperdagangkan di pasar mancanegara ditutup menguat 0,22% di level Rp16.206/US$.
Pagi ini, rupiah NDF juga bergerak di kisaran Rp16.206/US$.
Level tersebut sedikit lebih lemah dibanding posisi penutupan rupiah spot kemarin di Rp16.185/US$. Hal itu mencerminkan masih ada potensi pelemahan terbatas, terutama bila tren di regional Asia kurang menguntungkan.






























