Logo Bloomberg Technoz

Pavel Durov dikenal sebagai sosok eksentrik yang kerap memicu kontroversi. Saat Paskah lalu, ia memublikasikan foto dirinya bertelanjang dada di Telegram untuk mengucapkan selamat kepada 11,1 juta pengikutnya. Dalam wawancara tersebut, Durov juga menyebutkan bahwa setiap pagi ia melakukan 300 push-up dan 300 squat secara berurutan. Ia menghindari alkohol, kopi, dan teh.

Aplikasi pesan instan Telegram yang ia kembangkan kini telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia. Namun, Durov juga menghadapi masalah hukum. Tahun lalu, otoritas Prancis menuduhnya turut bertanggung jawab atas kejahatan yang terjadi melalui Telegram, meski ia membantah tuduhan tersebut.

Pada Kamis lalu (19/6/2025), Durov memenangkan keputusan hukum yang memungkinkannya untuk lebih leluasa bepergian ke Dubai. Menurut seorang pejabat dari Kementerian Kehakiman Prancis, mulai 10 Juli mendatang Durov dapat mengunjungi emirat tersebut selama maksimal dua minggu dalam satu kali perjalanan. Keputusan ini pertama kali dilaporkan oleh harian Le Monde.

(bbn)

No more pages