Lebih lanjut, Hendy menekankan pentingnya peningkatan kualitas jurnalisme di tengah dinamika era digital.
“Di tengah era digital yang terus berkembang, peningkatan kualitas jurnalisme menjadi krusial. Melalui program BRI Fellowship Journalism, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak jurnalis-jurnalis unggul yang dapat menyuarakan isu-isu strategis bangsa dengan perspektif yang jernih dan independen, menciptakan pemberitaan yang konstruktif sehingga dapat turut serta memajukan bangsa,” ungkapnya.
Program BRI Fellowship Journalism telah dilaksanakan sebanyak enam kali, dimulai pada tahun 2013 dan 2018 dengan nama Beasiswa Jurnalis Cerdas, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi BRI Fellowship Journalism sejak 2022 dan rutin digelar setiap tahun. Hingga saat ini, total 248 jurnalis dari berbagai daerah telah menerima beasiswa S2 di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia melalui program ini.
(tim)





























