Pernyataan ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.
Martin dan Vardy secara simbolis menandatangani pakta integritas untuk menegaskan komitmen mereka terhadap nilai-nilai tersebut.
"Kami akan menjadikan AKPI lebih inklusif dan transparan, dengan memprioritaskan kolaborasi antara semua anggota di seluruh wilayah," ujar Vardy dalam sambutannya.
Deklarasi ini juga menjadi momentum peluncuran visi, misi, dan empat pilar utama transformasi AKPI, yang meliputi pendidikan berkelanjutan, penguatan tata kelola wilayah, perlindungan hukum, dan inovasi digital.
Program Unggulan dan Langkah Strategis
Delapan program unggulan diperkenalkan untuk memperkuat peran AKPI, seperti pendidikan berkelanjutan gratis bagi anggota dan standarisasi kerja profesi pengurus dan kurator.
"Kami percaya inklusivitas adalah kunci keberhasilan AKPI ke depan. Tanpa keterlibatan dan dukungan penuh dari seluruh anggota, visi kita tidak akan tercapai." tambah Martin.
Langkah-langkah ini diharapkan menjadikan AKPI sebagai organisasi yang adaptif dan berdampak nyata bagi anggotanya serta ekosistem hukum dan bisnis di Indonesia.
Panggilan Bersama untuk Masa Depan AKPI
Dida Hardiansyah, Ketua Tim Sukses Martin–Vardy, menyatakan optimisme atas arah baru organisasi.
"Kami percaya Martin dan Vardy bukan hanya membawa semangat perubahan, tapi juga komitmen nyata untuk membangun AKPI yang lebih inklusif, profesional, dan relevan di masa depan," ujarnya.
Martin dan Vardy mengajak seluruh anggota AKPI untuk bersatu demi membangun organisasi yang lebih kuat, inklusif, dan profesional. Mereka menyerukan panggilan terbuka, "Mari bergandengan tangan, bekerja sama, dan berkontribusi aktif demi kemajuan AKPI." ujar Martin dan Vardy
Deklarasi ini mengakhiri acara dengan harapan baru untuk AKPI, di mana kepemimpinan baru siap membawa organisasi ke tingkat yang lebih tinggi, menjawab tantangan masa kini dengan solusi yang inklusif dan progresif.
(tim)


























