Logo Bloomberg Technoz

Kebijakan subsidi pemerintah China untuk barang elektronik untuk harga dibawah 6.000 yuan ikut memengaruhi penurunan data pengiriman iPhone.

Namun secara keseluruhan pasar China tetap bertumbuh sekitar 3%, didorong oleh perangkat dengan sistem operasi Android imbas subsidi.

Untuk kuartal hingga 29 Maret, Apple membukukan penurunan penjualan 2,25% secara yoy di seluruh China Raya, termasuk Hong Kong, dan Taiwan. 

Hal ini sejalan dengan penurunan 8% data tahunan 2024 yang berakhir 28 September silam. Dua tahun sebelumnya juga terjadi pelemahan atas pengiriman iPhone 2% hingga 30 September 2023.

Dampak Tarif Trump

Kebijakan tarif oleh pemerintahan federal Amerika Serikat (AS) berpotensi memberi potensi pukulan signifikan atas penjualan iPhone, serta perangkat pesaing Apple lain di dunia.

IDC dalam proyek terbaru menyebut perkiraan pertumbuhan hanya 0,6% secara global, sementara  Counterpoint Research menetapkan peningkatan 1,9%, dilansir dari Bloomberg News.

IDC dan Counterpoint menyinggung potensi kenaikan harga dan ketidakpastian ekonomi makro yang lebih luas terkait tarif AS. Dua faktur yang menurunkan semangat pengguna membeli smartphone baru.

Smartphone diberikan pengecualian tarif pada pertengahan April, namun Presiden Donald Trump bulan ini mengancam pungutan 25% untuk impor smartphone yang dibuat di luar AS. Tekanan tersebut telah menyeret turun harga saham Apple dan berkontribusi pada ekspektasi potensi kenaikan harga oleh pembuat iPhone dan lainnya.

Pertumbuhan pasar smartphone dunia melemah di 2025, efek kebijakan tarif Trump

"Industri smartphone telah menghadapi badai topan puyuh penuh ketidakpastian. Para produsen smartphone - terutama yang melakukan pengiriman ke AS - kini harus menavigasi geopolitik yang kompleks di samping upaya diversifikasi rantai pasokan yang sedang berlangsung,"  ucap Direktur Riset Senior IDC Nabila Popal.

(prc/wep)

No more pages