Logo Bloomberg Technoz

BMKG Ingatkan Risiko Karhutla Awal Kemarau, Ini Zona Paling Rawan

Dinda Decembria
01 May 2025 11:10

Petugas memadamkan kebakaran hutan di Agueda, wilayah Aveiro Portugal, Selasa (17/9/2024). (Jose Sarmento Matos/Bloomberg)
Petugas memadamkan kebakaran hutan di Agueda, wilayah Aveiro Portugal, Selasa (17/9/2024). (Jose Sarmento Matos/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi meningkat selama musim kemarau 2025.

Dwikorita memprediksi awal musim kemarau 2025 akan terjadi secara bertahap mulai akhir April hingga Juni di sebagian besar wilayah, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada periode Juni—Agustus.

Kemudian, sifat kemarau diprediksi didominasi kondisi normal (sekitar 60%), namun 26% wilayah berpotensi mengalami kemarau atas normal (lebih basah) dan 14% bawah normal (lebih kering).


Sementara itu, lanjut dia, pada periode April—Mei 2025, risiko karhutla umumnya rendah, tetapi beberapa area di Riau, Sumatra Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menunjukkan risiko menengah hingga tinggi. 

Adapun pada Juni 2025, peningkatan signifikan risiko karhutla terjadi di wilayah Riau (41,5% wilayah berisiko tinggi), Sumatra Utara, Jambi, dan sekitarnya.