Saham Dian Swastatika Sentosa berhasil menguat 2.700 poin atau mencapai kenaikan 6,39% ke level Rp44.950/saham usai sebanyak 2,4 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham DSSA siang hari ini mencapai Rp104 miliar.
Yang juga sama potensialnya, Saham PTRO terapresiasi 460 poin atau mencatat kenaikan 18,77% ke level Rp2.910/saham usai sebanyak 174 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham PTRO siang hari ini mencapai Rp480 miliar.
Berikut 5 saham dengan bobot terbesar penyumbang kenaikan IHSG berdasarkan data Bloomberg.
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menyumbang 10,44 poin
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 9,22 poin
- Barito Renewables Energy (BREN) menyumbang 5,74 poin
- Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 5,14 poin
- Petrosea (PTRO) menyumbang 3,11 poin
Adapun saham-saham energi lainnya juga mendukung IHSG i.a., saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melesat setinggi 9,52%, dan juga saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menguat 6,04%.
Senada, saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melesat 5,56%, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melejit 5,02%. Serta, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) menguat 2,71%.
Saham-saham LQ45 yang juga melaju kencang antara lain, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melesat 3,94%, dan saham PT Indosat Tbk (ISAT) terbang 2,98%.
Saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) terbang 2,71%, dan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencatat kenaikan 2,14%.
Tren positif juga terjadi pada saham LQ45 berikut, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menguat 2,11%, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan kenaikan 2,02%. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terapresiasi 2%.
Adapun Bursa Saham Asia kompak menguat pada perdagangan siang hari ini. Indeks TOPIX melesat 0,92%, Taiwan TAIEX menguat 0,81%, FTSE Malaysia KLCI melejit 0,63%, NIKKEI 225 menguat 0,43%, SETI Thailand hijau 0,23%, dan Hang Seng Hong Kong menguat 0,16%.
Laba Emiten Prajogo Pangestu (PTRO) Melesat 464,42% di Kuartal I-2025
PT Petrosea Tbk (PTRO) berhasil mencatat laba bersih mencapai US$920.000 sepanjang Kuartal I-2025.
Pencapaian tren positif laba bersih itu melesat hingga 464,4% dibandingkan dengan catatan di sepanjang periode yang sama di tahun sebelumnya di angka US$163.000.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2025, PTRO mencatatkan pendapatan sebesar US$154,21 juta, dengan sebagian besar pendapatan PTRO berasal dari sisi penambangan dan kontruksi rekayasa dengan nilai masing-masing US$70,04 juta dan US$69,12 juta per Kuartal I-2025.
Adapun, emiten afiliasi Grup Barito ini menghimpun jumlah ekuitas sebesar US$249,72 juta, tidak banyak bergerak dari posisi tahun sebelumnya.
Selain itu, total aset PTRO bergerak naik ke level US$1,05 miliar, berasal dari akun aset lancar sebesar US$425,05 juta dan aset tidak lancar mencapai US$634,13 juta.
(fad/ain)




























