Logo Bloomberg Technoz

CEO Apple Inc. Tim Cook juga disebut aktif melakukan lobi di belakang layar untuk melindungi perusahaannya dari dampak penuh tarif tersebut. 

Dalam laporan pekan lalu, mengutip dari Mac Rumors, Cook dikabarkan berhasil memperoleh pengecualian sementara dari sebagian besar tarif sebesar 145% untuk produk-produk seperti iPhone, Mac, Apple Watch, dan iPad, usai melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan sejumlah pejabat senior Gedung Putih.

Namun, kelonggaran tersebut diperkirakan bersifat sementara. Presiden Trump menyatakan bahwa tidak akan ada perusahaan yang "terbebas dari tanggung jawab", dan perusahaan elektronik kemungkinan akan masuk dalam kelompok tarif yang berbeda ketika pemerintahannya meninjau ulang kebijakan terkait semikonduktor dan rantai pasokan elektronik.

Di India, Apple menggandeng mitra lokal seperti Tata Electronics dan Foxconn untuk meningkatkan produksi. Relasi perusahaan dengan pemerintah India menjadi aset strategis, terlebih India tengah menjajaki perjanjian perdagangan bilateral dengan AS yang berpotensi memberikan perlakuan tarif lebih menguntungkan.

Meski proses perakitan beralih ke India, Apple masih sangat bergantung pada ratusan komponen yang dipasok dari China. Perusahaan memang telah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar US$500 miliar (Rp8.481 triliun) di Amerika Serikat, namun belum mengumumkan rencana untuk memindahkan produksi iPhone ke dalam negeri.

Apple dijadwalkan merilis laporan pendapatan kuartalannya minggu depan. Para investor diperkirakan akan mencermati secara saksama setiap pernyataan terkait dampak kebijakan tarif dan perubahan strategi rantai pasokan terhadap kinerja keuangan perusahaan ke depan.

(prc/spt)

No more pages