"Jadi di sana ada kapasitas terminal yang sebenarnya dilakukan, ada kapasitas yang dilanggar oleh pengelola terminal yang ada di pelabuhan." ujar Dudy.
Pekan lalu, terjadi kemacetan panjang di kawasan Tanjung Priok hingga berhari-hari. Kemacetan terjadi akibat antrean truk logistik yang berada di Pelabuhan yang dikelola BUMN PT Pelindo, sebagai imbas dari penumpukan kontainer.
Melalui anak usahanya, Pelindo pun membeirkan klarifikasi, mengatakan bahwa kemacetan terjadi lantaran adanya peningkatan kegiatan receiving delivery petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, bersamaan dengan selesainya masa arus mudik lebaran.
Salah satu titik kemacetan yaitu pada Terminal NPCT 1 dikarenakan peningkatan volume kendaraan yang melakukan kegiatan receiving delivery petikemas.
Penyebab lainnya juga disebut sebagai pembatasan truk oleh pemerintah selama periode mudik Lebaran 2025 guna memaksimalkan arus mudik dan balik.
(ain)





























