Menurut dia, BMKG mencatat awan yang memicu hujan lebat di Jabodetabek berasal dari sejumlah wilayah lain. Hal ini membuat operasi modifikasi cuaca menyasar awan-awan pada wilayah Selat Sunda, Lampung, dan Pantai Utara Jawa Barat.
Operasi modifikasi cuaca, kata Tri, mencegah hujan lebat terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. "Berdasarkan pengalaman yang ada, OMC di Indonesia telah teruji dan mampu mengurangi curah hujan sebesar 30-60% pada awan hujan yang cukup masif," ujar dia.
Berdasarkan data BMKG, pada pekan awal Maret akan terjadi curah hujan yang tinggi diakibatkan gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin yang aktif. Fenomena tersebut terjadi di sebagian wilayah Pulau Sumatera, sisi Barat Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, dan Kepulauan Papua.
(azr/frg)






























