Logo Bloomberg Technoz

Hingga saat ini, Daryono mencatat terdapat 238 jiwa yang telah dievakuasi oleh tim gabungan dengan bantuan perahu penyelamatan dan kendaraan operasional.

“Korban jiwa: Berdasarkan keterangan Kepala BPBD Kota Padang yang dikutip media pada Minggu pagi, tidak dilaporkan adanya korban meninggal dunia,” tegasnya. 

Dugaan Penyebab

Daryono menduga lebatnya hujan di daerah tangkapan air membuat volume yang yang masuk ke jaringan sungai meningkat. Selain itu, daerah aliran sungai (DAS) berada di kondisi lereng dan memiliki karakteristik aliran dapat mempercepat kenaikan debit sungai.

Dia juga menilai penyempitan alur, sedimentasi, atau hambatan aliran dapat mengurangi kemampuan sungai mengalirkan debit banjir. Terlebih, terdapat tanggul yang jebol sehingga air keluar dari alur dan memperparah banjir.

“Jebolnya tanggul Sungai Lapau Munggu. Ini menunjukkan bahwa besarnya dampak banjir tidak hanya ditentukan oleh intensitas hujan dan debit sungai, tetapi juga oleh ketahanan infrastruktur pengendali banjir,” ungkap Daryono.

Daryono menilai bahwa kerusakan jalan dan rumah di Kurani mengindikasikan aliran banjir memiliki energi yang cukup besar pada lokasi tertentu, namun penyebab kerusakan masih perlu dilakukan survei lapangan.

“Adanya potensi dampak berantai. Kerusakan tanggul dapat memperluas genangan, kerusakan jalan menghambat evakuasi, sedangkan gangguan akses ke infrastruktur air bersih dapat mempersulit pelayanan masyarakat,” kata Daryono.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sendiri melaporkan pemicu banjir yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, efek dari guyuran hujan sejak Sabtu, 10 Oktober 2026, kemarin.

Banjir terjadi sekitar pukul 14.25 WIB setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Padang sejak pukul 12.00 WIB, dilaporkan Basarnas melalui akun resmi media sosial.

(azr/wep)

No more pages