Logo Bloomberg Technoz

KETR akan tetap menjalankan bisnis sebagai penyedia infrastruktur jaringan telekomunikasi, termasuk jasa pemeliharaan dan pengelolaan kabel komunikasi serta penjualan sistem komunikasi kabel serat optim laut dan darat.

Selain itu, IMBS tidak memiliki rencana untuk mengubah status KETR dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.

Dari lantai bursa, saham KETR telah menguat 89,32% selama tiga bulan terakhir seiring dengan pengambilalihan pengendali oleh grup Sinar Mas. Saham KETR kini diperdagangkan di level Rp975 per saham pada pukul 12.26 WIB, Rabu (30/9/2026).

Sebelumnya, komposisi pemegang saham KETR adalah Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara sebagai pengendali, dengan porsi 1,61 miliar saham atau setara 56,53%.

Sementara itu, pemegang saham lainnya Gema Lintas Benua menguasai 9,64%, Lyly Ekastuti memegang 1,77%, Jos Parengkuan memegang 1,16%, Rudy Susanto menguasai 1,04% dan UBS AG Singapore Branch memegang 1,02%.

(naw)

No more pages